Kecewa Mixer Gabung Facebook Gaming, Streamer Eksodus ke Twitch

Kompas.com - 25/06/2020, 07:03 WIB
Ilustrasi Facebook Gaming dan Mixer. Mixer.comIlustrasi Facebook Gaming dan Mixer.

KOMPAS.com - Awal pekan ini, Microsoft memutuskan untuk menggabungkan platform streaming game besutannya, Mixer dengan layanan serupa lainnya, yakni Facebook Gaming.

Keputusan ini diambil untuk melanjutkan kiprah perusahaan rintisan Bill Gates di industri gaming, bersama raksasa jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg, terutama menjelang peluncuran layanan cloud gaming Project xCloud.

Meski demikian, langkah yang ditempuh Microsoft ini agaknya membuat sejumlah penyiar game (streamer) Mixer kaget, kecewa, dan bahkan marah.

Baca juga: Begini Cara Gamer Dapat Uang dari Facebook Gaming

Seorang streamer bernama PumpkinKitty mengaku kaget ketika ia mendapatkan kabar tersebut pada saat menggelar sesi siaran langsung.

Streamer lain bernama LindsyWood kecewa karena ia nantinya tak bisa melakukan kegiatan seperti sediakala lagi di platform streaming favoritnya.

"Seluruh hal luar biasa yang saya lakukan dan ikuti di Mixer tidak bisa dilakukan lagi. Hidupku terasa hancur berkeping-keping," kata streamer yang memiliki 140.000 followers itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menyebalkan sekali. Saya marah, kabar ini cukup membuat saya hancur," imbuh streamer lain bernama ConcealedBones.

Kekecewaan para streamer sendiri tak lain berakar dari Facebook yang kerap dilanda masalah privasi. Hal itu konon turut menggerus citra perusahaan teknologi asal Menlo Park, California, Amerika Serikat tersebut di mata mereka.

Selain itu, tampilan antarmuka Facebook Gaming, menurut seorang streamer bernama DM21Constellation, juga terbilang buruk.

Terlepas dari itu, beberapa streamer Mixer sendiri tampaknya masih bingung apakah harus mengikuti arus ke Facebook Gaming atau justru pindah ke platform lain seperti Twitch.

Namun, dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Kamis (25/6/2020), para streamer konon lebih memilih untuk eksodus ke Twitch.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Cloud Gaming Project xCloud untuk Xbox

Bahkan, TheVerge sempat mewawancarai sekitar 30 orang mitra streamer Mixer dan hanya satu orang saja yang sudah mantap untuk beralih ke Facebook Gaming.

Terlebih, dua streamer Mixer kondang seperti Tyler “Ninja” Blevins dan Michael “Shroud” Grzesiek sendiri belum memutuskan ke platform streaming mana mereka akan bertolak.

Mixer bakal disetop

Mixer sendiri didirikan Microsoft sekitar empat tahun lalu, tepatnya 5 Januari 2016. Platform tersebut merupakan alternatif dari layanan serupa seperti Twitch, Youtube, hingga Facebook Gaming.

Berdasarkan keterangan resmi di blog Mixer, layanan streaming game tersebut masih bisa digunakan hingga 22 Juli mendatang. Setelah itu, seluruh situs Mixer akan dialihkan (redirect) ke situs fb.gg yang merupakan alamat URL pendek dari Facebook Gaming.

Baca juga: Google Stadia Resmi Meluncur, Ini 22 Game yang Bisa Dimainkan

Untuk mempermudah proses transisi ke Facebook Gaming, Microsoft sendiri bakal memberikan sejumlah benefit kepada para streamer Mixer.

Beberapa di antaranya seperti kemudahan untuk mengintegrasikan akun Mixer dengan Facebook Gaming, jaminan program monetisasi "Level Up" bagi mereka yang mendulang pendapatan dari Mixer, serta pemberian Xbox Gift Card secara cuma-cuma.

Menariknya, Facebook konon telah menyiapkan duit sekitar 2.500 dolar AS (Rp 35 juta) kepada para mitra streamer Mixer yang memantapkan diri untuk beralih ke platform streaming game besutannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.