Microsoft Tutup Semua Toko Fisik, Fokus Jualan Online

Kompas.com - 27/06/2020, 10:59 WIB
ilustrasi Microsoft cnet.comilustrasi Microsoft

KOMPAS.com - Microsoft mengumumkan akan menutup secara permanen semua gerai fisik Microsoft Store yang tersebar secara global. Ada sebanyak 83 gerai yang terdampak kebijakan ini.

Sebagai gantinya, Microsoft akan memindahkan semua layanan, mulai dari pembelian produk hingga layanan customer service ke toko online ke halaman Microsoft.com.

Menurut Microsoft Corporate Vice President David Porter, keputusan tersebut diambil karena Microsoft merasa dapat melayani pelanggan meski tanpa melakukan kontak fisik secara langsung.

David pun mengatakan, penjualan produk Microsoft secara online juga tumbuh.

"Penjualan kami telah tumbuh secara online setelah produk kami telah berkembang menjadi ke penawaran digital, dan tim kami telah terbukti berhasil melayani pelanggan di luar lokasi fisik," kata David.

Baca juga: Microsoft Sediakan Obat untuk Chrome yang Rakus Memori di Windows 10

Awalnya, Microsoft berencana untuk menerapkan kebijakan ini pada tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pandemi Covid-19 yang memengaruhi bisnis secara global membuat Microsoft terpaksa mempercepat rencana tersebut.

Microsoft juga menyebut bahwa keputusan besar tersebut tidak memengaruhi nasib karyawan yang dipekerjakannya di Microsoft Store.

Dengan demikian, semua karyawan Microsoft Store masih memiliki kesempatan untuk tetap bekerja bersama perusahaan.

"Komitmen kami untuk menumbuhkan dan mengembangkan karier dari berbagai talenta lebih kuat dari sebelumnya," ungkap David.

Meski seluruh gerai fisiknya ditutup, Microsoft berencana untuk mengubah empat gerai Microsoft Store miliknya menjadi experience store.

Adapun keempat toko tersebut tersebar di New York, London, Sydney, dan di sekitar wilayah Raymond (Washington), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Microsoft PHK Puluhan Jurnalis, Diganti Kecerdasan Buatan

Melalui experience store, pelanggan masih dapat datang langsung ke toko untuk mencoba berbagai produk-produk Microsoft. Kendati demikian, pelanggan tidak dapat melakukan pembelian produk kecuali secara online.

Microsoft juga mengaku akan terus merambah sayapnya melalui pangsa pasar online.

"Microsoft akan terus berinvestasi di etalase digitalnya pada Microsoft.com, serta pada toko-toko Xbox dan Windows, menjangkau lebih dari 1,2 miliar orang setiap bulannya di 190 tempat," pungkas David.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.