Google Rilis Fitur untuk Mencegah "Spam" dan Penipuan Lewat Telepon

Kompas.com - 01/07/2020, 09:03 WIB

Saat perusahaan melakukan panggilan, aplikasi Google Phone akan mengidentifikasi informasi panggilan lebih dulu dengan mecocokkan data di server untuk memastikan bahwa nomor yang menghubungi benar-benar nomor bisnis.

Apabila sudah sahih, aplikasi Google Phone akan menampilkan nama perusahaan, logo, dan apa keperluannya.

Baca juga: Ponsel Android Bisa Saring Telepon Spam, Caranya?

Contoh keperluan yang dimaksud, misalnya saja informasi pengiriman makanan dari restoran atau tagihan pembayaran internet, dan sebagainya.

Dirangkum KompaTekno dari Androidpolice, Rabu (1/7/2020), beberapa menit setelah panggilan diterima, informasi panggilan akan dihapus dari server.

"Untuk menjaga keamanan data, Google tidak membagikan informasi sensitif tetang Anda dengan mitra bisnis kami," jelas Google.

Fitur ini aktif secara default namun bisa dinon-aktifkan jika tidak berkenan. Caranya adalah dengan membuka apliaksi Google Phone.

Kemudian pilih menu (ikon titik tiga), lalu ketuk opsi Caller ID and spam atau Spam and Call Screen. Akhiri dengan memilih "turn-off".

Informasi penelepon juga tidak akan muncul apabila pengguna tidak menambakan nomornya di akun Google miliknya.

Fitur ini belum digulirkan secara merata. Mengingat sudah ada laman dukungannya, kemungkinan peluncuran globalnya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X