Pengguna Gmail Kebanjiran E-mail Sampah, Ini Sebabnya

Kompas.com - 07/07/2020, 08:21 WIB
Ilustrasi Gmail ShutterstockIlustrasi Gmail

KOMPAS.com - Pengguna layanan Gmail mengeluh kebanjiran e-mail "sampah" di folder inbox utamanya. Padahal, beragam e-mail tersebut seharusnya masuk ke kotak inbox khusus yang berlabel "Spam".

Sebagian besar keluhan berasal dari pengguna Gmail di kawasan Eropa, namun ada juga beberapa pengguna di luar wilayah tersebut.

Salah satu pengguna yang dilanda masalah tersebut adalah perintis platform pembuat software Makerpad.co, Ben Tossel. Ia mengaku bahwa inbox Gmail-nya telah dijejali dengan sejumlah e-mail sampah.

Baca juga: Jumlah Telepon Spam di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Tak hanya di Twitter, beberapa pengguna juga melaporkan masalah ini di forum Reddit. Salah satu pengguna dengan username kabonk melaporkan bahwa ia kotak masuknya "diserang" oleh aneka e-mail sampah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya menerima semua jenis e-mail spam di kotak masuk utama saya nyaris hampir setiap beberapa menit," kata kabonk.

Usut punya usut, hal ini disebabkan oleh filter penyarin e-mail spam di layanan Gmail sempat rusak. Google mengklaim telah memperbaiki fitur penyaring (filter) e-mail sampah (spam) tersebut. 

Baca juga: 40 Tahun Lalu E-mail Spam Pertama Dikirim, Isinya?

"Kami telah mengidentifikasi dan memperbaiki sejumlah masalah di mana beberapa pengguna menerima e-mail berjenis spam dan promotional di kotak masuk utama (primary inbox) mereka," ujar Google dikutip KompasTekno dari AndroidPolice, Selasa (7/7/2020).

Meski demikian, Google mengonfirmasi bahwa pengguna sejatinya tidak perlu khawatir. Sebab, pada saat masalah tersebut muncul, fitur pemindaian (scan) potensi malware di dalam e-mail masih berfungsi dengan normal.

Selain itu, pengguna juga masih dilindungi dengan beberapa fitur keamanan Gmail lainnya seperti perlindungan dari beragam tautan jahat (phishing), fitur pemindai lampiran (attachment), dan lain sebagainya.

Google juga memastikan bahwa tidak ada akun yang terdampak (diretas) akibat rusaknya spam filter di Gmail ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.