TikTok Berhenti Beroperasi di Hong Kong, Mengapa?

Kompas.com - 07/07/2020, 14:59 WIB
ilustrasi TikTok reuters.comilustrasi TikTok

KOMPAS.com - Aplikasi berbagi video yang saat ini tengah naik daun, TikTok, mengumumkan akan menghentikan operasinya di Hong Kong.

Tak hanya berhenti beroperasi, TikTok juga akan menghapus keberadaan aplikasinya dari Google Play Store dan App Store di sana.

Keputusan ini merupakan dampak dari diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Hong Kong yang baru saja disahkan oleh Pemerintah China.

TikTok akan mengevaluasi bagaimana sikap mereka terhadap undang-undang tersebut. Tindakan ini juga dilakukan oleh sejumlah perusahaan teknologi lain.

"Mengingat peristiwa baru-baru ini, kami memutuskan untuk menghentikan operasi aplikasi TikTok di Hong Kong," jelas perwakilan TikTok, dihimpun KompasTekno dari Axios, Selasa (7/7/2020).

Undang-undang yang baru diteken Pemerintah China ini menguatkan posisi China terhadap Hong Kong.

Baca juga: Bos Reddit: Jangan Pakai TikTok, Itu Parasit dan Alat Pengintai

Dengan undang-undang tersebut, siapa pun yang menentang otoritas Beijing di wilayah Hong Kong akan dihukum.

Undang-undang ini menuai banyak kritikan, baik dari warga negara anti-China di Hong Kong maupun negara asing yang berhubungan bisnis dengan Hong Kong selama ini.

Menurut beberapa pengamat, aturan tersebut juga memaksa perusahaan teknologi yang beroperasi di Hong Kong untuk memberikan data pengguna ke Pemerintah China.

Mereka juga harus mematuhi permintaan sensor yang diminta otoritas China.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X