Pandemi Bikin Orang Indonesia Makin Betah Berlama-lama Buka Aplikasi

Kompas.com - 12/07/2020, 16:05 WIB
Ilustrasi aplikasi kencan online Mens HealthIlustrasi aplikasi kencan online

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 masih melanda banyak negara hingga pertengahan tahun 2020. Sering dengan kehidupan yang berubah lebih banyak di rumah, kebiasaan pengguna gadget pun berubah, khususnya berkenaan dengan waktu pemakaian aplikasi.

Lembaga riset mobile App Annie mencatat waktu rata-rata bulanan untuk pemakaian aplikasi-aplikasi mobile jauh meningkat secara global pada kuartal-II 2020 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di Indonesia, menurut App Annie, rata-rata bulanan untuk waktu penggunaan aplikasi mobile non-gamepada kuartal-II 2020 naik 25 persen secara year-over-year (YoY). 

Baca juga: Menjadi Tokoh Terkenal Lewat Aplikasi Penukar Wajah Doublicat

Artinya, di triwulan kedua yang menjadi masa pandemi Covid-19, orang Indonesia semakin banyak menghabiskan waktu memakai aplikasi.

Hal serupa terjadi juga di Italia yang mencatat kenaikan rata-rata bulanan waktu penggunaan aplikasi sebesar 15 persen. Amerika Serikat dan India bahkan lebih tinggi lagi, dengan peningkatan masing-masing sebesar 30 persen dan 35 persen.

Waktu yang dihabiskan beberapa warga negara dalam menggunakan aplikasi non-gaming.App Annie Waktu yang dihabiskan beberapa warga negara dalam menggunakan aplikasi non-gaming.
Untuk rata-rata bulanan global, waktu pemakaian aplikasi mobile meningkat sebesar 40 persen pada kuartal-II 2020 secara YoY. Puncaknya terjadi selama bulan April, dengan angka 200 miliar jam, yang sekaligus mencatat rekor tertinggi selama ini.

Baca juga: Usai Diblokir, Aplikasi TikTok Palsu Beredar di India

"Peningkatan penggunaan (aplikasi) ini didorong oleh social distancing dan lockdown yang dilakukan di seluruh belahan dunia untuk meredam penyebaran pandemi virus corona," tulis App Annie dalam laporannya.

Menurut App Annie, rata-rata pengguna kini menghabiskan waktu sebanyak 4 jam 20 menit setiap hari dengan  smartphone.

Aplikasi terpopuler, TikTok dan Zoom teratas

App Annie turut mengungkap sejumlah data lainm misalnya TikTok yang merajai tangga aplikasi terpopuler dalam hal jumlah download dan waktu pemakaian, selama kuartal-II 2020.

Aplikasi telekonferensi Zoom menanjak ke urutan kedua. Lalu, tawaran sejenis seperti Google Meet juga mengalami peningkatan popularitas.

Baca juga: Aplikasi AnTuTu Diblokir Google di Android

"Seiring dengan banyaknya pegawai yang bekerja dari rumah, kami melihat angka permintaan tinggi terhadap tool untuk menghubungan orang-orang dan mempermudah kolaborasi," sebut App Annie.

Daftar aplikasi yang paling banyak diunduh, paling banyak digunakan, dan paling banyak memiliki pengguna aktif bulanan selama Q2 2020.App Annie Daftar aplikasi yang paling banyak diunduh, paling banyak digunakan, dan paling banyak memiliki pengguna aktif bulanan selama Q2 2020.


Masih di kuartal-II 2020, dalam periode tersebut, App Annie mencatat angka download aplikasi sebanyak 35 miliar kali.

Toko aplikasi Android Google Play Store mengalami kenaikan YoY 10 persen mejadi 25 miliar download, sedangkan toko aplikasi iOS App Store mendapat peningkatan YoY sebesar 20 persen menjadi 10 miliar download.

Baca juga: Kisah Mitra GoClean dan GoMassage yang Menggantungkan Hidup pada Aplikasi

Untuk Android, negara-negara yang menjadi penyumbang pertumbuhan angka unduhan aplikasi terbesar adalah India, Brazil, dan Indonesia. Sedangkan untuk iOS, kontributor utamanya adalah Amerika Serikat dan China.



Sumber App Annie
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X