Kompas.com - 16/07/2020, 09:33 WIB
Ilustrasi baterai ponsel. PaxelIlustrasi baterai ponsel.

"Target yang dicapai SuperVOOC ini adalah kemajuan teknologi, dan yang diincar saat ini sebenarnya adalah teknologi 5G," kata Aryo

Aryo melanjutkan bahwa teknologi 5G sendiri nantinya bakal berkaitan erat dengan online gaming dan konten video, memungkinkan penggunanya menikmati beragam hiburan tersebut dengan koneksi cepat.

Di saat yang sama, tren semacam ini pun bisa berpengaruh terhadap pengalaman pengguna, jika misalnya segala sesuatu yang berhubungan dengan daya menjadi hambatan.

"Online gaming dan video sangat mungkin memakan daya (ponsel), dan itu akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna, ketika mereka merasakan bahwa baterai perangkatnya cepat boros. Apalagi, jika ditambah dengan pengisian baterai yang lama," jelas Aryo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.