Twitter Bill Gates dkk Diretas, Begini Cara Mengamankan Akun Agar Tidak Senasib

Kompas.com - 16/07/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi Twitter. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoIlustrasi Twitter.
Penulis Bill Clinten
|

 

KOMPAS.com - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan aksi peretasan akun Twitter secara massal.

Bukan akun biasa, peretas mengincar sejumlah akun ternama yang sudah terverifikasi, seperti Bill Gates, Elon Musk, Jeff Bezos, hingga Barack Obama.

Sang peretas kemudian mengunggah twit yang meminta para pengikut akun tersebut mengirimkan sejumlah bitcoin (kurs mata uang cypto) ke tautan yang tercantum.

Orang yang mengirimkan bitcoin dijanjikan pengembalian dua kali lipat.

Ilustrasi unggahan para akun ternama yang tengah dibajak dan meminta Bitcoin.Dok. Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Ilustrasi unggahan para akun ternama yang tengah dibajak dan meminta Bitcoin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC (Communication & Information System Security Research Center), Pratama Persadha, menjelaskan bahwa kejadian ini sejatinya sangat berbahaya bagi pengguna.

Baca juga: Akun Twitter Elon Musk, Bill Gates, dan Barack Obama Dibajak Hacker

Bahkan, ia menganggap peristiwa ini sebagai zero day exploit yang melanda Twitter dan bisa berdampak ke Indonesia.

Pasalnya, selain dilancarkan secara massal, oknum peretas memang terlihat memiliki tujuan yang sama dan bisa jadi mengeksploitasi celah keamanan yang mereka temukan di Twitter.

"Dilihat dari twitnya, peretasnya satu pihak, kemungkinan besar ada celah keamanan yang dieksploitasi oleh peretas. Bisa dari aplikasi pihak ketiga atau lainnya," kata Pratama dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (16/7/2020). 

"Artinya bila celah keamanan ini disebarluaskan, korbannya nanti bisa bertambah dan di Indonesia juga bisa terkena dampaknya,” imbuh Pratama.

Aktifkan fitur two-factor authentication

Sebagai langkah antisipasi, Pratama menyarankan pengguna Twitter untuk mengaktifkan fitur keamanan otentikasi dua faktor (two-factor authentication/ 2FA).

Fitur tersebut bisa diaktifkan melalui menu "Settings and privacy" yang bisa diakses di Twitter versi mobile maupun desktop. Kemudian, pilih menu "Account" > "Security" > dan "Two-factor authentication".

Di tampilan selanjutnya, pilih mode 2FA mana yang diinginkan oleh pengguna, misalnya bisa melalui pesan singkat (SMS) atau aplikasi semacam Google Authenticator.

Baca juga: Pengguna Twitter Bisa Ngetwit Pakai Suara

Cara mengaktifkan fitur two-factor authentication di Twitter.KOMPAS.com/Bill Clinten Cara mengaktifkan fitur two-factor authentication di Twitter.

Setelah diaktifkan, maka pengguna pun wajib memasukkan serangkaian kode otentikasi yang bakal dikirimkan ke mode yang dipilih tadi sebelum mereka masuk (login) ke Twitter.

Selain mengaktifkan fitur 2FA, Pratama juga menyarankan pengguna untuk mengganti kata sandi (password) Twitter mereka. Sebab, ada kemungkinan para peretas ini sudah memiliki database akun yang dijadikan target.

“Asumsi terburuknya adalah ada kemungkinan hacker sudah memiliki semua database akun Twitter, oleh karena itu sebaiknya segera ganti password Twitter saat ini juga,” pungkas pria asal Cepu, Jawa Tengah ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X