Ikuti Coca-cola dan Unilever, Disney Boikot Iklan di Facebook

Kompas.com - 21/07/2020, 09:30 WIB
Ilustrasi Disney Plus dan konten yang akan hadir di dalamnya DisneyIlustrasi Disney Plus dan konten yang akan hadir di dalamnya

Facebook menyadari sedang dikritik berbagai pihak sejak awal Juli yang berujung ditinggal para pengiklan karena membiarkan unggahan Presiden Trump.

Baca juga: Facebook Pecat Karyawan yang Protes Kebijakan Zuckerberg soal Unggahan Trump

Namun, Nick Clegg, VP Global Affairs and Communication Facebook mengatakan, Facebook tidak mengambil keuntungan dari ujaran kebencian, sebagaimana tagar yang dikampanyekan.

"Saya ingin menegaskan secara jelas, Facebook tidak memperoleh keuntungan dari kebencian," kata Clegg.

Facebook akan melanjutkan pekerjaannya untuk meminimalisir ujaran kebencian yang merajalela di platformnya. Selain itu, Facebook sesumbar akan fokus memberikan informasi penting seputar pemilihan umum di AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.