Layanan GPS Garmin Tumbang Belasan Jam hingga Kini

Kompas.com - 24/07/2020, 14:48 WIB

Pernyataan yang sama juga dicantumkan pihak Garmin di situs resmi mereka yang bisa diakses di tautan berikut. Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi?

Gara-gara ransomware baru

Pihak Garmin sendiri belum mengumbar penyabab pastinya.

Namun, berdasarkan sebuah laporan yang tersiar di ranah maya, tumbangnya layanan Garmin konon disebabkan oleh program berbahaya (malware) berjenis ransomware baru yang bernama "WastedLocker".

Sebagai informasi, ransomware sendiri sejatinya bakal mengunci sebuah perangkat, layanan, atau sistem para korban. Jika ingin bebas dari belenggu program berbahaya tersebut, si korban harus membayar sejumlah uang kepada si peretas.

Baca juga: Kiat Menangkal Serangan Virus Ransomware seperti WannaCry

Nah, WastedLocker ini konon merupakan ransomware yang diklaim canggih dan cerdas lantaran disebut mampu mengelabui aneka program perlindungan terhadap malware (anti-malware) yang diterobosnya.

Karena itu, tak aneh jika pembuat program tersebut meminta uang tebusan berkisar 500.000 dolar AS (Rp 7,3 miliar) hingga 1 juta dollar AS (Rp 14,6 miliar) untuk mencopot program tersebut dari sistem yang diincarnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Forbes, Jumat (24/7/2020).

Adapun program WastedLocker ini disinyalir dibuat oleh sekelompok peretas asal Rusia yang menamai grupnya dengan Evil Corp.

Mereka sendiri sempat terkenal dengan ransomware Dridex dan BitPaymer yang sempat menghebohkan pengguna beberapa tahun lalu.

Halaman:


Sumber Forbes
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X