Linux Bikin Aplikasi Pelacak Covid-19 Pakai Teknologi Apple-Google

Kompas.com - 26/07/2020, 14:03 WIB
Ilustrasi aplikasi pelacak Covid-19 iStockphoto/ElenabsIlustrasi aplikasi pelacak Covid-19

KOMPAS.com - Linux Foundation menjalin kerja sama dengan kelompok perusahaan teknologi dan otoritas kesehatan publik, membuat aplikasi pelacak penyebaran virus Covid-19 dengan menggunakan API dari Google dan Apple yang telah diluncurkan.

Linux membentuk dan memimpin organisasi baru bernama Linux Foundation Public Health (LFPH), yang beranggotakan Cisco, doc.ai, Geometer, IBM, NearForm, Tencent, dan VMware yang mengerjakan proyek Covid Shield dan Covid Green.

Covid Shield merupakan aplikasi mobile pelacak Covid-19, yang dikembangkan berdasar API Google Apple Exposure Notification (GAEN). Aplikasi ini memanfaatkan koneksi Bluetooth di ponsel untuk melacak orang-orang yang berinteraksi.

Baca juga: Linux Ganti Istilah Coding yang Berkonotasi Negatif

Ketika ada smartphone lain dalam jangkauan Bluetooth yang juga memasang aplikasi Covid Shield, maka akan terjadi pertukaran informasi yang direkam oleh masing-masing perangkat.

Jika ada pengguna lain yang terbukti mengidap Covid-19, maka smartphone akan mengirimkan data secara anonim. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui bahwa dirinya pernah menjalin kontak dengan pasien yang positif Covid-19.

Aplikasi ini tidak bisa diunduh secara langsung di Play Store atau App Store, hanya bisa didapatkan lewat otoritas kesehatan masyarakat lokal di Kanada.

Sementara, Covid Green yang dikembangkan oleh NeoForm dan hadir sebagai bentuk upaya pemerintah Irlandia dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Aplikasi ini memiliki cara kerja yang serupa dengan Covid Shield. Sejak diluncurkan sejak dua minggu lalu oleh Layanan Eksekutif Kesehatan Irlandia, Covid Green telah digunakan oleh sepertiga populasi orang dewasa di Irlandia.

"Selama krisis global ini, saya berkomitmen untuk membawa semua bagian dari Linux Foundation untuk mendukung LFPH," tutur Direktur Eksekutif Linux Foundation, Jim Zemlin

LFPH juga menyebut bahwa perusahaan dengan tangan terbuka menyambut para otoritas kesehatan dan perusahaan teknologi lain yang ingin menggunakan kedua aplikasi tersebut.

Halaman:


Sumber ZDNet
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X