Malware Blackrock Ancam Ratusan Aplikasi Populer di Android

Kompas.com - 27/07/2020, 20:08 WIB
Ilustrasi malware di Android. IstIlustrasi malware di Android.

KOMPAS.com - Ponsel Android rentan akan ancaman malware. Apalagi,Android merupakan perangkat lunak bersifat open source. 

Google pun telah berkali-kali mengatasi malware atau virus berbahaya di ekosistemnya. Namun, tetap saja malware baru bermunculan. Salah satunya adalah malware Blackrock yang ditemukan oleh ThreatFabric.

Blackrock disebut lebih berbahaya daripada virus Joker yang sempat ramai beberapa waktu lalu atau celah keamanan sistem lainnya.

Sebab, Blackrock menargetkan aplikasi-aplikasi populer. Sebut saja Instagram, Gmail, Netflix, WhatsApp, Twitter, Facebook, YouTube, TikTok, bahkan toko aplikasi Google Play Store pun jadi incaran.

Totalnya kurang lebih ada 337 aplikasi yang berpotensi menjadi sasaran malware ini. Kabar baiknya, malware ini tidak agresif.

Artinya, pengguna tidak perlu menghapus aplikasi-aplikasi tersebut apabila mengunduh atau melakukan update di Google Play Store.

Kemungkinan malware ini menyelinap lewat aplikasi yang diunduh lewat pihak ketiga dan ilegal. Meski demikian, belum ditemukan "obat" apabila malware ini berhasil menginfeksi perangkat pengguna.

Baca juga: Ancaman Malware di Perangkat Mac Kini Lampaui Windows

Pasalnya, Blackrock akan mencegah sebagian besar program antivirus. Apabila sudah menginfeksi, Blackrock bisa mencuri berbagai macam informasi sensitif seperti username dan password media sosial.

Tujuan utama malware ini adalah mencuri informasi kartu kredit dan kredensial. Malware ini juga bisa membajak pesan teks di ponsel korban.

Meskipun miripdengan Trojan seperti LokiBot, MysteryBot, Parasite, dan Xerxes, Blackrock memiliki sedikit perbedaan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X