Bea Cukai Sebut PS Store Diduga Jual Ponsel Selundupan

Kompas.com - 29/07/2020, 14:02 WIB
Penulis Bill Clinten
|

"Concern Bea Cukai itu terhadap aneka produk atau barang ilegal. Kami (menciduk) bukan dalam rangka mematikan usaha, melainkan melindungi industri dalam negeri dan masyarakat dari produk ilegal," tutur Ricky.

Imbau pelaku usaha berbisnis legal

Ricky juga mengimbau para pelaku usaha, terutama penjual smartphone, untuk melakukan kegiatan perdagangan dengan cara yang sehat.

Hal ini untuk menghindari kerugian yang dialami pemerintah, dan juga masyarakat yang membeli smartphone itu sendiri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak termakan dengan iming-iming harga murah yang jauh dengan harga resmi di pasaran. Sebab, bisa saja barang tersebut bukan produk resmi alias ilegal.

"Jangan termakan iming-iming harga murah, karena barang-barang ilegal sudah pasti tidak ada garansinya," kata Ricky.

Baca juga: Pemilik PS Store Diciduk, Instagram Toko Masih Jualan dan Sebar Giveaway iPhone

Saat ini, Ricky sendiri mengaku pihaknya tengah menelusuri toko lain serupa PS Store yang menjual beragam barang ilegal. Namun, ia tidak mengumbar rinciannya, berikut jumlah toko yang tengah ditelusuri.

"Kami sedang mendalami (toko lain), nanti akan diungkap," pungkas Ricky.

Bea Cukai saat ini telah mengamankan barang bukti 190 smartphone, uang senilai Rp 61,3 juta, dan sejumlah aset lainnya.

Seluruh bukti tersebut kini telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan Putra Siregar pun kini ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X