Ini Bedanya Ponsel Rekondisi, Refurbished, dan Black Market

Kompas.com - 29/07/2020, 20:15 WIB

KOMPAS.com - Pengusaha asal Batam sekaligus pemilik toko PS Store, Putra Siregar, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Bea Cukai Jakarta Timur atas dugaan penjualan ponsel ilegal.

Pihak Kejaksaan berhasil mengumpulkan barang bukti berupa 190 ponsel bekas dan uang hasil penjualan sebesar Rp 61,3 juta.

PS Store dikenal kerap menawarkan ponsel bekas dengan harga miring. Ponsel-ponsel tersebut diduga bisa dijual murah karena merupakan barang hasil rekondisi dan refurbished.

Baca juga: Pemilik PS Store Putra Siregar Ditangkap, Diduga Jual Ponsel Ilegal

Kedua istilah itu, rekondisi dan refurbished yang berarti "diperbarui kembali", mengacu pada jenis ponsel bekas yang berbeda, tergantung proses pengolahannya sampai dijual kembali ke calon konsumen.

Ponsel rekondisi

Pengamat gadgtet Herry SW menjelaskan bahwa ponsel rekondisi adalah ponsel bekas yang telah melalui proses perbaikan sehingga terlihat seperti ponsel baru.

Bahayanya, proses perbaikan tersebut tak dilakukan oleh mitra resmi pabrikan, melainkan oleh oknum-oknum tidak resmi.

Apabila ponsel masih berfungsi secara normal, para pelaku umumnya hanya memperbaiki kondisi bodi ponsel dengan memasang casing yang masih baru.

Namun apabila ponsel dalam keadaan rusak, tak jarang pelaku rekondisi akan melakukan proses "kanibal" dengan mencopot komponen hardware dari unit ponsel lain.

"Jika diperlukan penggantian komponen dan tidak tersedia komponen kanibal, mereka biasanya memakai suku cadang bukan orisinal dengan kualitas ala kadarnya," jelas Herry saat dihubungi KompasTekno, Rabu (29/7/2020)

Ponsel refurbished

Menurut pegiat teknologi Lucky Sebastian, ponsel refurbished awalnya adalah sebuah ponsel yang sudah dibeli oleh pelanggan dalam keadaan baru.

Namun, karena ada berbagai faktor seperti cacat pada layar atau masalah fungsi lainnya, ponsel kemudian dikembalikan dan diperbaiki oleh vendor.

Baca juga: Pemilik PS Store Diciduk, Instagram Toko Masih Jualan dan Sebar Giveaway iPhone

"Kemudian oleh vendor resmi, dicek ulang apakah ada kerusakan, kemudian diperbaiki, dites ulang sesuai standar apakah semua berjalan baik, diganti kosmetik kalau ada yang cacat," ujar Lucky.

Penggantian komponen dilakukan dengan memakai sparepart asli dari pabrik Setelah mengalami tahapan perbaikan, ponsel refurbished akan dijual kembali dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan ponsel yang sama dalam keadaan baru.

Jadi, proses refurbish dilakukan oleh vendor resmi pabrikan perangkat yang bersangkutan, serta memenuhi standar kualitasnya sebelum dijual kembali ke calon konsumen.

Legalitas ponsel hasil rekondisi dan refurbished di Indonesia

Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, Ricky M. Hanafie, menyebut bahwa pihaknya masih perlu melakukan pengujian lebih lanjut terkait kasus yang memimpa Putra Siregar.

Ketika ditanyakan soal legalitas terkait ponsel rekondisi dan refurbished, Ricky mengatakan masih belum dapat menentukan apakah ponsel dengan kondisi tersebut tergolong ilegal atau tidak.

"Patut diduga bahwa itu merupakan barang selundupan, karena tidak bisa dibuktikan dengan dokumen kepabeanan," kata Ricky.

Jika dilihat berdasarkan proses perbaikan, ponsel refurbished telah menjalani serangkaian pengujian berdasarkan standar pengendalian kualitas produsen resmi.

Baca juga: Bea Cukai Selidiki Toko Ponsel Ilegal Serupa PS Store

Dengan demikian, komponen yang dipakai untuk memperbaiki ponsel refurbished dijamin kualitasnya.

Sementara ponsel rekondisi dijalankan oleh oknum-oknum tidak resmi, sehingga telah menyalahi standar kerja dan pengendalian kualitas pabrikan asli.

Meski demikian, Herry juga menyebut ada ponsel refurbished yang tergolong tidak resmi karena masuk ke Indonesia melalui jalur ilegal.

"Ada pihak tertentu yang mengimpor barang refurbished dalam jumlah besar lalu dijual di pasar Indonesia," jelas Herry.

Ponsel BM, baru tapi ilegal

Selain ponsel bekas hasil rekondisi dan refurbished, ada kategori lain ponsel ilegal berupa barang baru yang masuk lewat jalur non-resmi, atau biasa disebut sebagai ponsel black market (BM).

Baca juga: Bea Cukai Sebut PS Store Diduga Jual Ponsel Selundupan

Ini merupakan ponsel yang dipasarkan di Indonesia tanpa lebih dulu memenuhi ketentuan dari penerintah, misalnya terkait persyaratan lolos uji Tingkat Kandungan Dalam Negeri dan Direktorat Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika.

Ponsel BM pun tidak memiliki Tanda Pendaftaran Produk (TPP) Impor, sehingga tidak melakukan proses pembayaran pajak kepada pemerintah.

Selain itu, "BM" bisa digunakan sebagai istilah umum untuk ponsel ilegal -baru maupun bekas- yang didapatkan atau dibeli dari sumber selain distributor resmi.

Harga ponsel BM memang cenderung lebih murah dibanding ponsel legal, namun pembelinya tidak mendapat jaminan garansi dari distributor resmi sehingga harus menanggung sendiri apabila ada kerusakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kebiasaan Pengguna yang Bikin HP Cepat Rusak dan Perlu Dihindari

7 Kebiasaan Pengguna yang Bikin HP Cepat Rusak dan Perlu Dihindari

Hardware
Tidak Bisa Terhubung ke WhatsApp Web? Lakukan Cara Berikut Ini

Tidak Bisa Terhubung ke WhatsApp Web? Lakukan Cara Berikut Ini

Software
Realme Narzo 50 5G dan Realme 9i Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya

Realme Narzo 50 5G dan Realme 9i Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Free Fire Maintenance, Ini Mode dan Senjata Baru yang Dijanjikan Setelah Selesai

Free Fire Maintenance, Ini Mode dan Senjata Baru yang Dijanjikan Setelah Selesai

Software
Telkomsel Bikin Platform Survei Digital tSurvey

Telkomsel Bikin Platform Survei Digital tSurvey

e-Business
Battlefield Mobile Sudah Bisa Dicoba di Indonesia untuk Pemain Terpilih

Battlefield Mobile Sudah Bisa Dicoba di Indonesia untuk Pemain Terpilih

Software
18 Daftar Tombol Shortcut WhatsApp Web yang Perlu Diketahui

18 Daftar Tombol Shortcut WhatsApp Web yang Perlu Diketahui

Software
Laptop dengan CPU Intel Gen 12 Alder Lake Mulai Dijual di Indonesia

Laptop dengan CPU Intel Gen 12 Alder Lake Mulai Dijual di Indonesia

Internet
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan secara Online via Aplikasi Mobile JKN

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan secara Online via Aplikasi Mobile JKN

e-Business
Ini Penyebab Kenapa Tidak Bisa Masuk Instagram dan 7 Cara Mengatasinya

Ini Penyebab Kenapa Tidak Bisa Masuk Instagram dan 7 Cara Mengatasinya

Software
Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Capai Rp 2.139 Triliun pada 2025

Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Capai Rp 2.139 Triliun pada 2025

e-Business
LinkAja Tanggapi Kabar PHK Ratusan Karyawan: Ada Reorganisasi SDM

LinkAja Tanggapi Kabar PHK Ratusan Karyawan: Ada Reorganisasi SDM

e-Business
Instagram Error Hari Ini, Muncul Notifikasi 'Feedback Required Instagram Login'

Instagram Error Hari Ini, Muncul Notifikasi "Feedback Required Instagram Login"

Software
Cara Beli Tiket Westlife 2023 via Online, Ini Jenis Tiket dan Harganya

Cara Beli Tiket Westlife 2023 via Online, Ini Jenis Tiket dan Harganya

e-Business
Layanan Berlangganan PS Plus Baru yang Mirip Xbox Game Pass Sudah Tersedia di Indonesia

Layanan Berlangganan PS Plus Baru yang Mirip Xbox Game Pass Sudah Tersedia di Indonesia

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.