Berani Beli Ponsel Ilegal? Ini Risiko yang Harus Ditanggung

Kompas.com - 30/07/2020, 11:28 WIB
Ilustrasi Ponsel BM Kompas.com/Wahyunanda KusumaIlustrasi Ponsel BM

Meski memiliki nilai harga jual yang lebih terjangkau, ponsel-ponsel yang tergolong ilegal itu menurut Herry menyimpan bahaya yang dapat merugikan pengguna. Berikut adalah risiko jika membeli ponsel ilegal menurut Herry S.W.

1. Kena blokir IMEI

Karena tidak melalui jalur perizinan resmi pemerintah Indonesia, ponsel ilegal yang beredar tidak memiliki IMEI yang terdaftar di database Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Ponsel yang nomor IMEI-nya tidak terdaftar di database Kemenperin tidak akan dapat terhubung dengan jaringan seluler.

Dengan demikian, pengguna tidak dapat melakukan kegiatan seperti mengirim pesan, menggunakan panggilan telepon maupun terkoneksi ke jaringan internet.

2. Mendapatkan barang palsu

Herry mengatakan, telah terjadi banyak kasus di mana pengguna mendapatkan ponsel dengan kualitas yang buruk dan tidak sesuai dengan ekspetasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini disebabkan karena ponsel telah melewati tahap rekondisi, sehingga ada kemungkinan komponen hardware yang ditanam pada ponsel tidak asli.

Baca juga: 2.000-an Ponsel Ilegal Digilas dan Dihancurkan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

"Beberapa kali kejadian ponsel ilegal itu malahan barang palsu. Feature phone pun ada yang palsu," tutur Herry.

3. Kinerja ponsel tidak optimal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X