DPR AS Panggil Bos Google, Facebook, dan Apple, Ada Apa?

Kompas.com - 30/07/2020, 17:15 WIB
CEO Apple, Tim Cook, memberikan pernyataan di sidang yang digelar DPR AS, Rabu (29/7/2020). ReutersCEO Apple, Tim Cook, memberikan pernyataan di sidang yang digelar DPR AS, Rabu (29/7/2020).
Penulis Bill Clinten
|

Mendengar tuduhan tersebut, Bezos menepis dan mengatakan bahwa perusahaannya memiliki sebuah kebijakan yang melarang penggunaan data dari penjual untuk kelancaran bisnis.

Jika ada kejadian seperti itu, Bezos memastikan bahwa pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukannya.

Meski demikian, ia tidak menjamin apakah kebijakan tersebut, hingga saat ini, sudah ada yang melanggar apa belum.

Baca juga: Sehari, Kekayaan Bos Amazon Bertambah Rp 190 Triliun

"Kami memiliki kebijakan untuk tidak menggunakan data khusus penjual untuk membantu bisnis kami, tetapi saya tidak dapat menjamin bahwa kebijakan tersebut tidak pernah dilanggar," tutur Bezos.

Apple dinilai tidak adil kepada pengembang

Apple diduga memperlakukan para pengembang (developer) aplikasi mereka secara tidak adil. Mendengar tuduhan tersebut, CEO Apple, Tim Cook sontak menolaknya dan mengatakan hal yang sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memperlakukan setiap pengembang dengan adil. Kami memiliki peraturan yang transparan yang berlaku ke seluruh pengembang," jelas Cook.

Cook pun mengatakan bahwa ia tidak mengikat pengembang hanya membuat aplikasi untuk App Store saja. Sebab, ia ingin aplikasi yang tersedia di platform tersebut bisa dipakai di platform lain.

Ia juga menolak tuduhan bahwa Apple telah menghapus sejumlah aplikasi kompetitor yang serupa dengan aplikasi bikinannya di App Store, untuk meredam kompetisi.

Baca juga: Apple AirPods Dituding Menjiplak Fitur Earphone Lain

Terlepas dari itu, laporan secara rinci terkait sidang ini sendiri bakal dirilis beberapa bulan ke depan oleh DPR AS.

Menarik pula melihat keempat CEO ini "duduk" bersama dalam sebuah sidang yang digelar secara online dan kompak menolak dugaan yang dilontarkan kepada mereka.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.