Cara Membedakan iPhone Palsu, Refurbished, dan Rekondisi

Kompas.com - 30/07/2020, 19:02 WIB
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

Perlu diingat bahwa iPhone hanya memiliki satu slot kartu SIM. Apabila si penjual mengatakan iPhone tersebut bisa menggunakan dual SIM fisik secara bersamaan, sebaiknya Anda tinggalkan karena kemungkinan besar adalah barang palsu.

Baca juga: Apple Pinjamkan iPhone Khusus untuk Hacker

iPhone asli juga tidak memiliki slot memori eksternal untuk memperluas ruang penyimpanan.

6. IMEI

Mengecek nomor IMEI lebih dulu adalah keharusan. Cek berapa nomor IMEI iPhone tersebut dengan melakukan panggilan ke nomor *#06# atau pergi ke Setting - General - About phone untuk melihat nomor IMEI ponsel.

Kemudian, lakukan verifikasi di laman resmi Apple dengan memasukan nomor seri hardware IMEI. Apabila keterangan yang muncul adalah "invalid", kemungkinan besar iPhone tersebut palsu.

7. iOS bukan Android

iPhone asli tentu saja akan menggunakan iOS sebagai sistem operasi. Ada beberapa cara untuk memastikan apakah iOS tersebut benar-benar berfungsi maksimal.

Pertama pastikan asisten virtual Siri berfungsi. Kedua, pastikan iTunes berjalan baik. Caranya adalah dengan mengoneksikan iPhone yang Anda miliki ke komputer, kemudian jalankan iTunes.

Baca juga: Apple Mulai Produksi iPhone 11 di India

Apabila iTunes tidak mengenali perangkat, sudah pasti bukan asli. Bisa juga dengan mengecek aplikasi bawaan iPhone seperti Compact, Compass, Settings, Calculator, Music, dan Photos. Jika ada yang hilang bisa jadi iPhone tersebut telah di-jailbreak.

8. Cek kamera

iPhone dikenal sebagai salah satu smartphone dengan kualitas baik yang punya ciri kjas sendiri. Jika hasil jepretan tidak sebaik iPhone asli, mungkin ponsel tersebut palsu.

Untuk semakin meyakinkan, cobalah kembalikan sistem ke mode pabrik. Jika aplikasi-aplikasi bawaan ternyata tidak ada, bisa dipastikan bahwa iPhone tersebut palsu.

9. Cek kemampuan multitasking

Cobalah untuk melakukan multitasking dengan membuka beberapa apliakasi secara bersamaan.Biasanya, iPhone palsu akan kesulitan menjalankan dua apliaksi atau lebih secara bersamaan.

Sebaliknya, iPhone asli akan tetap berjalan dengan relatif mulus meski banyak aplikasi terbuka di latar belakang.

10. Harga murah dan tidak ada garansi resmi

iPhone palsu atau rekondisi akan dijual dengan harga yang terlampau murah bahkan dari iPhone asli bekasnya. Penjual juga tidak akan memberikan garansi ke pusat layanan resmi Apple.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X