Mengenal Fitur Zoom 20x di Kamera Vivo X50

Kompas.com - 04/08/2020, 11:00 WIB
Vivo X50 dipakai untuk menjepret objek dengan fitur 20x Digital Zoom. VivoVivo X50 dipakai untuk menjepret objek dengan fitur 20x Digital Zoom.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Vivo resmi merilis smartphone seri X50 di Indonesia beberapa waktu lalu. Seperti saudaranya, X50 Pro, X50 juga mengunggulkan sektor kamera. Smartphone ini antara lain dibekali dengan kemampuan zoom hingga 20x.

Vivo menyebutkan bahwa fitur "20x Digital Zoom" itu dihasilkan dari kombinasi kamera portrait 2x dengan algoritma digital.

" Vivo X50 dapat melakukan 2x optical zoom yang juga terintegrasi dengan AI dan teknologi digital zoom agar dapat memotret lebih jauh lagi hingga mencapai 20x Zoom," ujar Product Manager Vivo Indonesia, Hadie Mandala, dalam keterangan tertulis ke KompasTekno, Selasa (4/8/2020),

Baca juga: Ini Tiga Fitur Andalan di Kamera Vivo X50

Dengan rentang zoom digital tersebut, Vivo X50 pun mampu membidik obyek di kejauhan dengan pembesaran yang jauh lebih tinggi dibandingkan kamera utama (zoom 1x), seperti tampak dalam foto perbandingan di bawah.

Teknologi zoom di Vivo X50 turut dibantu dengan fitur Ultra Stable OIS yang memiliki bidang pandang lebih lebar (1,3 derajat, full frame HD) dibanding modul OIS konvensional (0,7 derajat, full frame HD) sehingga lebih efektif meredam goyangan.

Saat sedang tidak mengaktifkan zoom digital, kamera telephoto di X50 memiliki rentang zoom optis 2x atau setara 50mm (ekuivalen full frame) sehingga ideal untuk memotret portrait.

Hasil foto 20x Digital Zoom Vivo X50.Vivo Hasil foto 20x Digital Zoom Vivo X50.
OIS alias Optical Image Stabilization turut memungkinkan fitur "Extreme Night Vision" untuk menangkap gambar yang tampak terang dan jelas dalam kondisi low-light. Fitur yang satu ini menggunakan kamera utama Vivo X50 Pro yang dibekali sensor IMX598 custom designed.

Mengunci obyek bergerak

Kamera canggih tentu tidak ada artinya kalau gambar buram karena tidak fokus. Oleh sebab itu, X50 Pro turut dibekali teknologi aufofokus dengan fitur Motion Autofocus untuk senantiasa mengunci fokus di obyek bergerak.

Pengguna tinggal memilih obyek mana yang menjadi titik fokus dengan menyentuh di layar. Vivo X50 pun akan melacak (focus tracking) obyek tersebut, bahkan saat keluar dari frame sejenak, lalu kembali lagi.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Serta Harga Vivo X50 dan X50 Pro di Indonesia

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Smart Zoom untuk menjaga obyek bergerak agar senantiasa berada di tengah layar, sehingga mempermudah proses perekaman video atau vlogging. Sementara itu, 3D Sound Tracking melacak subyek video berdasarkan suara.

Buat penggemar vlogging, Vivo X50 menyediakan AI Editor yang mampu membuat cuplikan (highlight) video pendek berdurasi 15 detik. Ada 15 buah template yang bisa dipilih oleh pengguna.

Kamera belakang di Vivo X50 sendiri berjumlah empat buah, terdiri dari kamera utama 48 MP (Sony IMX598, f/1.6, OIS, lensa 7P), kamera portrait 13 MP (f/2.5, 50mm), kamera Super Wide-angle 8 MP (120 derajat), serta kamera Super Macro 5 MP. Kamera depan beresolusi 32 MP.

Di Indonesia, Vivo X50 dijual seharga Rp 6.999.000 dengan pilihan warna Glaze Black dan Frost Blue. Adapun "saudaranya", X50 Pro, dibanderol Rp 9.999.000 dengan warna Alpha Grey.

Baca juga: Vivo X50 Series Bisa Dibeli di Indonesia Mulai Hari Ini, Pre-order Kedua Dibuka



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X