Kompas.com - 10/08/2020, 09:10 WIB
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Para pabrikan smartphone terus bereksperimen dengan desain ponsel, termasuk juga Xiaomi. Vendor asal China tersebut belakangan diketahui mematenkan rancangan perangkat dengan layar yang bisa dicopot.

Keberadaan konsep perangkat tersebut diungkap oleh situs teknologi Belanda, Lets Go Digital. Situs tersebut mengatakan bahwa Xiaomi mengajukan patennya di China pada Maret lalu, kemudian permohonannya dikabulkan otoritas setempat pada pekan ini.

Ilustrasi di dalam dokumen paten menggambarkan sebuah ponsel dengan dua komponen terpisah, yakni bagian bodi alias tubuh utama dan bagian layar yang dapat dilepas.

Bagian bodi tebalnya kira-kira dua kali komponen layar, memiliki tiga kamera belakang berikut dua kamera depan dengan flash, serta tersambung ke display dengan sepasang konektor khusus di sisi bawah.

Baca juga: Xiaomi Konfirmasi Mi 10 Ultra, Meluncur 11 Agustus

Konektor USB C, speaker, serta tombol-tombol daya dan pengatur volume juga termuat di bagian bodi utama smartphone.

Ilustrasi ponsel dengan layar yang bisa dilepas dalam paten Xiaomi.LetsGoDigital Ilustrasi ponsel dengan layar yang bisa dilepas dalam paten Xiaomi.

Perangkat ini berfungsi layaknya smartphone biasa saat bagian layar dan bodi digabungkan. Uniknya, bagian layar bisa dicopot dan tetap berfungsi secara independen. Berarti paling tidak ada komponen baterai di dalam layar.

Baterai layar diisi lewat konektor khusus dengan bagian bodi tadi. Dua kamera selfie di bodi ditenggarai merupakan tipe "under display" sehingga tetap bisa digunakan walaupun tertutup layar.

Lalu, buat apa repot-repot membuat ponsel dengan layar yang bisa dicopot? Paten Xiaomi tidak menjelaskan seperti apa skenario penggunaan perangkat ini.

Baca juga: Xiaomi Patenkan Ponsel yang Bisa Menyimpan Earphone TWS

Lets Go Digital, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (10/8/2020) berspekulasi bahwa layar bisa digunakan sebagai semacam viewfinder terpisah untuk kamera ponsel, bisa juga untuk main game.

Tentu saja, karena masih berupa paten, Xiaomi belum tentu akan benar-benar membuat perangkat ini. Apalagi, konstruksinya mungkin akan terlalu rumit untuk dapat digunakan dengan praktis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.