Kompas.com - 14/08/2020, 13:14 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Sekitar 10 tahun lalu, tepatnya 6 April 2010, berdiri sebuah perusahaan smartphone yang kita kenal saat ini sebagai Xiaomi.

Namun, tahukah Anda bahwa nama perusahaan tersebut awalnya bukan Xiaomi melainkan "Dami"?

Hal itu disampaikan oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam acara yang digelar vendor smartphone tersebut secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Acara ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan jajaran produk terbaru Xiaomi di Indonesia, sekaligus merayakan satu dekade perusahaan tersebut berkiprah di industri smartphone.

"Pada mulanya, nama kami bukan 'Xiaomi', melainkan 'Dami'. Dalam bahasa Mandarin, Dami memiliki makna 'padi yang besar'," ujar Alvin di atas panggung acara. 

"Tapi, salah satu pendiri awal Xiaomi, Lei Jun, merasa sebuah perusahaan harus rendah hati karena masih baru. Maka dari itu, ia mengubah namanya dari Dami menjadi Xiaomi yang memiliki arti 'beras kecil'," imbuh Alvin.

Tim awal Xiaomi sendiri menganggap makna beras kecil ini sangat filosofis. Sebab, jika beras-beras kecil dikumpulkan, jumlahnya akan semakin banyak.

Begitu pula Xiaomi yang kala itu memiliki misi untuk semakin berkembang dan lantas bakal "menyenggol" perusahaan teknologi raksasa lainnya.

Uniknya, kala itu, ritual peresmian nama Xiaomi ditandai dengan makan bubur bersama yang dihadiri oleh sejumlah tim awal perusahaan, termasuk Lei Jun. Suasananya bisa dilihat pada foto di bawah ini.

Deretan pendiri Xiaomi, termasuk Lei Jun (jaket hitam, tengah) yang meresmikan berdirinya perusahaan dengan memakan bubur bersama-sama.SouthChinaMorningPost Deretan pendiri Xiaomi, termasuk Lei Jun (jaket hitam, tengah) yang meresmikan berdirinya perusahaan dengan memakan bubur bersama-sama.
Baru meluncurkan smartphone setahun kemudian

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.