Layar Galaxy Note 20 Ultra Punya "Refresh Rate" yang Berubah Otomatis Sesuai Konten

Kompas.com - 15/08/2020, 17:38 WIB
Layar lebar Galaxy Note 20 Ultra terasa lega saat ponsel ini digunakan untuk menonton video. Keberadaan lubang punch hole tak terlalu mengganggu karena ukurannya kecil. KOMPAS.com/ OIK YUSUFLayar lebar Galaxy Note 20 Ultra terasa lega saat ponsel ini digunakan untuk menonton video. Keberadaan lubang punch hole tak terlalu mengganggu karena ukurannya kecil.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Samsung Display, salah satu divisi Samsung yang berkaitan dengan pembuatan panel dan layar perangkat, pekan ini mengumumkan teknologi terbarunya yang dijuluki "Variable Refresh Rate (VRR) Mobile Display".

Seperti namanya, teknologi yang bakal debut di Galaxy Note 20 Ultra ini memungkinkan layar sebuah perangkat mobile menyesuaikan refresh rate dengan konten yang ditampilkan secara otomatis, mulai dari 10 Hz, 30 Hz, 60 Hz, hingga 120 Hz.

Sekadar informasi, refresh rate sendiri merupakan suatu spesifikasi pada komponen panel yang mengukur seberapa sering sebuah frame (gambar) pada layar diperbarui (refresh) setiap detiknya.

Sederhananya, layar 60 Hz mampu menampilkan 60 gambar setiap detiknya, begitu juga layar 90 Hz dan 120 Hz, yang masing-masing mampu menampilkan 90 dan 120 gambar per detik, sehingga animasi akan tampil lebih mulus.

Teknologi refresh rate tinggi dalam layar smartphone sendiri sebenarnya bukan hal baru. Namun, teknologi VRR yang bisa menyesuaikan refresh rate dengan konten yang ditampilkan merupakan sesuatu yang bisa dibilang cukup unik. Mengapa?

Biasanya, pengguna bisa mengatur layar smartphone masing-masing agar bisa beroperasi dengan satu mode refresh rate saja (fixed), entah 60 Hz atau 120 Hz (jika mendukung), lewat menu pengaturan, seperti di trio Galaxy S20.

Baca juga: 7 Fitur Tersembunyi di Galaxy Note 20 Ultra

Dengan kata lain, layar akan tetap berada di pengaturan refresh rate yang ditentukan sebelum pengguna mengubahnya.

Hal ini kemudian bisa memunculkan masalah baru, di mana panel bakal menguras daya baterai perangkat yang diusungnya apabila terus-menerus menerapkan refresh rate tinggi.

Sebab, konten yang ditampilkan bisa saja tak selalu menuntut layar dengan refresh rate tinggi, seperti melihat aneka gambar yang tidak bergerak (static) dan lain sebagainya.

Atas dasar inilah teknologi VRR Mobile Display digodok. Dengan begitu, panel yang mengusung teknologi tersebut tidak boros daya dan baterai perangkat diklaim bakal tetap terjaga.

Samsung sendiri mengklaim teknologi VRR ini bisa menghemat daya panel dalam penggunaan sehari-hari hingga 22 persen.

Adapun layar 10 Hz diklaim hanya akan memakan 60 persen daya dari layar yang memiliki refresh rate 60 Hz, serta 40 persen keseluruhan daya dari panel 120 Hz.

Baca juga: Galaxy Note 20 Ultra Punya Layar 120 Hz, Ini Fungsinya

Terkait ketersediaan, panel yang mengadopsi teknologi VRR untuk saat ini hanya akan ditemui di smartphone teranyar besutan perusahaan saja, yakni Galaxy Note 20 Ultra, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari AnandTech, Sabtu (15/8/2020).

Belum bisa dipastikan kapan teknologi panel tersebut bakal hadir di perangkat lainnya.



Sumber AnandTech
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X