Tak Jadi Hari Ini, Blokir Ponsel BM lewat IMEI Molor Lagi

Kompas.com - 24/08/2020, 17:12 WIB
Ilustrasi Ponsel BM Kompas.com/Wahyunanda KusumaIlustrasi Ponsel BM

KOMPAS.com - Bulan Juni lalu, Plt Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Achmad Rodjih mengatakan, mesin blokir ponsel ilegal atau black market (BM) akan mulai optimal hari ini, Senin (24/8/2020).

Rencana itu sepertinya harus molor lagi. Sejumlah kendala masih mengganjal optimalisasi aturan IMEI, salah satunya soal administrasi. Pasalnya, mesin hardware Central Equipment Identity Register (CEIR) masih belum diserahterimakan ke pemerintah.

Mesin ini bertugas untuk memverifikasi data dari mesin Equipment Identity Registration (EIR) yang ada di sisi operator seluler untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal.

CEIR seharusnya berada di Kemenperin, tetapi saat ini mesin tersebut masih berada di tangan ATSI. Hal itu dikatakan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O Baasir. Marwan mengatakan, mesin CEIR belum diserahterimakan ke pemerintah.

Baca juga: Rencana Blokir Ponsel BM Mulai 24 Agustus, Jadi atau Molor Lagi?

"Karena CEIR yang beli operator, nanti baru akan kita serahkan ke pemerintah ketika seluruh proyek timeline dari CEIR ini selesai, jadi kami tidak mau menyerahkan di tengah jalan," jelas Marwan saat dihubungi KompasTekno, Jumat (21/8/2020).

Marwan menjelaskan bahwa ATSI masih menunggu berita acara serah terima database berisi TPP Impor dan TPP Produksi yang masih ada di tangan pemerintah.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengatakan, berita acara tersebut telah ditandatangani Kemenperin dan akan segera dikirim ke Kominfo.

"Tapi, secara teknis sebetulnya sudah bekerja secara efektif, itu kan cuma administratif aja," jelas Taufiek melalui sambungan telepon kepada KompasTekno, Senin (24/8/2020).

Taufiek mengatakan, mesin CEIR nantinya akan dikelola Kemenperin bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Lebih lanjut, Taufiek mengklaim bahwa pemblokiran ponsel BM akan berjalan sesuai jadwal dan sudah mulai efektif hari ini.

Baca juga: Menyoal Blokir Ponsel BM lewat IMEI, Galak di Awal Melempem Saat Eksekusi

Namun, hal berbeda dikatakan oleh ATSI dan APSI. Dihubungi secara terpisah, Marwan mengatakan, pihaknya belum melakukan apa pun terkait pemblokiran ponsel BM.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X