Asosiasi Sebut Blokir Ponsel BM Lewat IMEI Baru Bisa Dimulai 31 Agustus

Kompas.com - 24/08/2020, 18:03 WIB

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengatakan berita acara tersebut telah ditandatangani Kemenperin dan akan segera dikirim ke kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Taufiek menjelaskan, nantinya mesin hardware CEIR tersebut akan dikelola oleh Kemenperin dan Kominfo. Dia juga mengklaim telah mengunggah seluruh database pemerintah ke mesin CEIR. Hal itu turut dibenarkan Syaiful.

"Datanya (TPP Impor dan TPP Produksi dari Kemenperin) memang sudah ada di CEIR, hanya memang masih butuh utnuk proses lain," jelasnya.

Baca juga: Ini Sebab Ponsel BM Tetap Bisa Dipakai meski Blokir IMEI Sudah Disahkan

Syaiful berharap agar aturan IMEI tidak lagi molor dan bisa segera berlaku. Seperti diberitakan sebelumnya, aturan IMEI sudah diimplementasikan 18 April lalu.

Namun aturan ini dinilai belum oprimal hingga saat ini karena ponsel BM masih dapat terhubung ke jaringan seluler.

Aturan ini berjalan ke depan, artinya ponsel BM yang dibeli dan sudah terkoneksi dengan jaringan operator seluler di Indonesia sebelum tanggal 18 April tetap bisa digunakan.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X