Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seperti WhatsApp, Forward Pesan di Facebook Messenger Kini Dibatasi

Kompas.com - 04/09/2020, 08:09 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Aplikasi pesan instan saat ini kerap digunakan untuk menyebar informasi keliru atau hoaks. Hal ini tentu saja membahayakan pengguna karena mendapat informasi yang menyesatkan.

Untuk menghindari hal tersebut, aplikasi pesan instan Facebook Messenger kini kedatangan fitur baru yang membatasi jumlah penerusan (forward) pesan. Pengguna Messenger kini hanya bisa meneruskan pesan kepada lima orang dalam satu waktu. 

Pembatasan ini sudah lebih dulu dilakukan di aplikasi WhatsApp sejak beberapa bulan lalu. WhatsApp juga membatasi jumlah penerusan pesan hanya kepada lima orang atau grup dalam satu kali forward.

Baca juga: Kurangi Misinformasi, Penerusan Pesan Berantai di WhatsApp Dibatasi

Ilustrasi fitur forwarding limit di MessengerFacebook Ilustrasi fitur forwarding limit di Messenger

Menurut Director of Product Management, Messenger Privacy and Safety, Jay Sullivan, fitur ini dihadirkan untuk meredam peredaran kabar palsu alias hoaks, terlebih di masa pandemi Covid-19 dan menjelang pemilihan umum (pemilu) di Amerika Serikat.

"Membatasi pesan yang di-forward adalah sebuah cara yang efektif untuk memperlambat peredaran kabar hoaks yang membahayakan untuk menjadi viral," kata Jay di sebuah blog.

Nantinya, apabila pengguna mencoba untuk meneruskan sebuah pesan ke lima orang kerabat/grup sekaligus di Messenger, maka mereka akan disodori sebuah pesan peringatan yang  berbunyi "forwarding limit reached".

Mereka pun tak bisa meneruskan pesan tersebut ke pengguna lainnya dan terpaksa harus meng-klik tombol "Done" seperti yang terlihat pada gambar di samping ini.

Baca juga: Tanda-tanda WhatsApp dan Facebook Messenger Akan Segera Disatukan

"Kami yakin mengontrol peredaran hoaks sangat penting di masa pandemi Covid-19, apalagi beberapa negara juga bakal menggelar pemilu, seperti Amerika Serikat dan Selandia Baru," imbuh Jay.

Tidak dijelaskan apakah pengguna bisa "mengakali" fitur ini dengan cara meneruskan pesan yang sama ke lima orang/grup yang berbeda atau tidak.

Namun, yang jelas, fitur ini tampaknya bisa memperlambat pengguna untuk mengirim pesan berantai kepada puluhan atau belasan pengguna dalam satu kali klik.

Fitur keamanan ini sendiri sudah mulai digelontorkan di Messenger versi Android dalam beberapa bulan ke depan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Wccftech, Jumat (4/9/2020).

Belum diketahui pula kapan pengguna Messenger di platform iOS bakal kebagian fitur tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber WCCF Tech


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Gadget
Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi Note 12, 12 Pro, dan 12 Pro Plus, Segera Masuk Indonesia?

Spesifikasi dan Harga Xiaomi Redmi Note 12, 12 Pro, dan 12 Pro Plus, Segera Masuk Indonesia?

Gadget
Cara Sembunyikan Aplikasi di HP Xiaomi agar Tak Diakses Orang Lain

Cara Sembunyikan Aplikasi di HP Xiaomi agar Tak Diakses Orang Lain

Software
Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos

Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos

Internet
Tanda-tanda Toko Fisik Apple Store Segera Hadir di Malaysia

Tanda-tanda Toko Fisik Apple Store Segera Hadir di Malaysia

e-Business
Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Gadget
Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Gadget
[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat 'Googling' Serial 'The Last of Us' | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat "Googling" Serial "The Last of Us" | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

Internet
Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat 'Googling' Serial The Last of Us

Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat "Googling" Serial The Last of Us

Internet
Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode 'High-Res'

Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode "High-Res"

Gadget
VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

Software
Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Software
Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.