Samsung Galaxy Z Fold 2 Kantongi Sertifikat TKDN 48 Persen

Kompas.com - 04/09/2020, 16:43 WIB
Ponsel lipat terkini Samsung, Galaxy Z Fold 2. SamsungPonsel lipat terkini Samsung, Galaxy Z Fold 2.

KOMPAS.com - Samsung baru saja meluncurkan ponsel layar lipat Galaxy Z Fold 2 pada awal September lalu secara global. Ponsel lipat itu disinyalir akan masuk pasar Indonesia dalam waktu yang tak lama lagi.

Pasalnya, sertifikasi Galaxy Z Fold 2 muncul di laman Tingkat Kandungan Dalam Negeri ( TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sertifikat itu bernomor 768/SJ-IND.8/TKDN/8/2020 tertanggal 31 Agustus 2020.

Pada kolom "merk dan tipe" sertifikat tersebut tertulis Samsung SM-F916B. Menurut situs Sammobile, kode tersebut merujuk pada nomor model Galaxy Z Fold 2.

Baca juga: Resmi, Harga Samsung Galaxy Z Fold 2 Rp 29 Juta

Di situs Kemenperin, Galaxy Z Fold 2 mengantongi nilai TKDN sebesar 48,98 persen. Nilai tersebut jauh di atas standar ketentuan Kementerian Perindustrian yang mematok nilai minimal 30 persen.

Kapan mulai dijual di Indonesia?

Beberapa waktu lalu, Product Manager Samsung Electronics Indonesia, Taufiq Furqan mengatakan Samsung memang sedang menyiapkan peluncuran Galaxy Z Fold 2 di Indonesia.

Taufiq mengatakan ponsel layar lipat ini adalah produk impor, sehingga persiapan peluncurannya berbeda dengan seri ponsel Galaxy lain, yang dirakit di Indonesia. Termasuk sertifikasi TKDN yang mesti ditempuh lewat jalur software ini.

Sayangnya, Taufiq enggan menyebutkan tanggal pasti peluncuran Galaxy Z Fold 2.

Kemungkinan besar, menurut Taufiq, peluncurannya tidak akan terpaut jauh dari peluncuran global.

"Kami akan usahakan secepat mungkin, sehingga konsumen Tanah Air tidak menunggu-nunggu atau sampai rela membeli ponsel ini di luar (negeri), mengingat kondisinya tidak memungkinkan," jelas Taufiq.

Tagkapan layar laman sertifikasi TKDN Kemenperin yang memuat nomor model Galaxy Z Fold 2.TKDN Kemenperin Tagkapan layar laman sertifikasi TKDN Kemenperin yang memuat nomor model Galaxy Z Fold 2.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X