Cerita Bos Xiaomi Indonesia Alvin Tse, Ubah Cita-cita Setelah Berjumpa Steve Jobs

Kompas.com - 04/09/2020, 19:05 WIB
Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, memamerkan fitur-fitur Mi True Wireless 2 Basic di sebuah acara peluncuran virtual, Kamis (13/8/2020). XiaomiCountry Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, memamerkan fitur-fitur Mi True Wireless 2 Basic di sebuah acara peluncuran virtual, Kamis (13/8/2020).
Penulis Oik Yusuf
|

Karena fasih berbahasa Inggris, Mandarin, dan Kanton, dia pun ikut keliling melakukan roadshow dengan para eksekutif perusahaan ke calon investor sebagai penerjemah.

Usai IPO, Xiaomi melirik benua Eropa yang merupakan pasar negara-negara maju dengan Average Revenue Per User (ARPU) yang lebih tinggi dibanding negara berkembang. Xiaomi ingin mengukur potensi di sana.

Alvin pun didapuk untuk mengepalai urusan marketing Xiaomi di Benua Biru. Dia berbasis di Madrid, Spanyol, dan berkeliling ke kota-kota di negara lain seperti London, Paris, Milan, serta Amsterdam.

Sembilan bulan di Eropa, Alvin kembali ditarik ke markas Xiaomi di China. Pada periode ini dia sempat menginkubasi Share Save, e-commerce baru dengan konsep lintas negara dan group buying.

Kemudian, Xiaomi berpikir bahwa pasar Indonesia mungkin butuh perubahan pendekatan. Alvin pun diminta membawa pengetahuan yang diperolehnya dari India dan Eropa ke Indonesia. Mulai Oktober 2019, Alvin resmi menjabat sebagai Country Director di Indonesia.

Sudah lama tidak pulang

Tak lama setelah mendarat di Indonesia, Alvin langsung jatuh cinta dengan masakan Indonesia yang disebutnya paling enak di antara negara-negara lain yang pernah dia kunjungi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya paling suka sate. Segala macam sate, baik sate ayam, sate sapi, dan lain-lain," katanya semringah.

Alvin kini tinggal di sebuah apartemen di Jakarta. Dia mengaku sudah biasa dengan gaya hidup ekspatriat setelah melakoninya selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Pidato Ulang Tahun, Pendiri Xiaomi Sebut Nama Karyawati Pabrik di Batam

Pandemi Covid-19 memaksanya berdiam diri di rumah. Dia melihat ada ekspatriat-ekspatriat lain yang pulang ke negara masing-masing. Tapi, sebagai Country Head di negara yang penjualannya sedang tinggi, Alvin merasa untuk tetap tinggal di Indonesia.

Perjalanan terakhirnya tepat sebelum pandemi adalah ke Bandung dan Makassar untuk menyapa Mi Fans.

Berbulan-bulan kemudian barulah dia bisa ke luar lagi dalam rangka ulang tahun ke-10 Xiaomi. Itu pun hanya ke Tangerang, yang bisa dijangkau dari Jakarta dengan mobil.

Di China, kantor Xiaomi juga disebutnya masih menerapkan kebijakan work from home sejak bulan Maret hingga Juni, karena persoalan pandemi.

Karyawan sempat masuk kantor lagi seiring dengan pemerintah yang melonggarkan pembatasan, tetapi sejak Juli lalu kembali diminta bekerja dari rumah, gara-gara kasus Covid-19 yang kembali mengemuka di Negeri Tirai Bambu.

Alvin pun tak bisa menengok keluarganya di Hong Kong.

"Karena pengalaman dari SARS, Hong Kong sangat berhati-hati soal ini (Covid-19). Keluarga saya masih di sana. Saya terakhir pulang bulan Maret. Jadi memang sudah agak lama," kata Alvin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.