Markas Baru Google Bakal Punya Fasilitas Layaknya Kota Kecil

Kompas.com - 07/09/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi kawasan komplek kampus Google yang diperbarui mv-voice.comIlustrasi kawasan komplek kampus Google yang diperbarui

KOMPAS.com - Raksasa teknologi Google meminta karyawannya bekerja dari rumah (work from home/WFH) hingga Juli 202,1 karena pandemi Covid-19.

Namun, hal tersebut tak menghalangi rencana perusahaan yang dipimpin oleh Sundar Pichai itu untuk membuat kampus atau markas baru, yang sudah selayaknya kota kecil.

Selain kompleks perkantoran, Google juga akan melengkapi kampus barunya itu dengan fasilitas-fasilitas publik seperti pertokoan, tempat rekreasi, alun-alun, dan lain sebagainya, yang sarat akan nuansa hijau.

Baca juga: VLOG: Menjelajahi Kantor Pusat Google di Mountain View

Desain masterplan itu tertuang dalam sebuah proposal bertajuk "Middlefield Park Master Plan". Begini kira-kira ilustrasinya.

Ilustrasi Middlefield Park Master Plan dalam tampilan bird-eye view.mv-voice.com Ilustrasi Middlefield Park Master Plan dalam tampilan bird-eye view.

Rencananya, kampus Google ini bakal memakan sebagian besar wilayah komplek markas Google yang disebut memiliki luas sekitar 16 hektar, bukan dibangun di atas tanah atau kawasan baru.

Dari 16 hektar, sekitar 12,3 hektar bakal dipakai untuk kawasan perkantoran yang memiliki sekitar 1.850 unit perumahan. Kawasan ini terhubung dengan stasiun LRT Middlefield, Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) untuk memudahkan akses transportasi.

Baca juga: Kesenjangan Tersembunyi di Kantor Google

Kemudian, Google bakal menyiapkan sekitar 0,27 hektar dan 0,18 hektar yang masing-masing akan dipakai untuk kawasan ritel dan tempat untuk menggelar acara umum. Sedangkan, sekitar 4,8 hektar akan disiapkan untuk ruangan terbuka.

Rencananya, ruangan terbuka ini bakal memiliki beragam fungsi. Di antaranya seperti tempat rekreasi, lapangan bola, pusat olaharga air, dan lain sebagainya. Tempat rekreasi ini juga bakal dibuka untuk umum, bukan untuk karyawan Google saja.

Ellis Plaza, salah satu titik rekreasi di Middlefield Park Master Plan.Telegraph.co.uk Ellis Plaza, salah satu titik rekreasi di Middlefield Park Master Plan.

Rencana pembangunan, atau bisa dibilang perombakan sebagian besar wilayah markas Google ini, bertujuan untuk mengurangi krisis tempat tinggal di wilayah San Francisco, AS.

Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk membuat sejumlah karyawan Google dan masyarakat yang tinggal di daerah Middlefield Park, tinggal di sebuah "kota kecil", di mana segala kebutuhan sehari-hari bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan berjalan kaki.

Baca juga: Nuansa Ceria dan Muda di Kantor Baru Google Indonesia

"Salah satu ide dari rencana ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan warganya memenuhi segala kebutuhan sehari-hari dengan hanya berjalan kaki, baik itu dari rumah maupun tempat tinggal," ujar Google Real Estate Director, Michael Tymoff.

Rencana Middlefield Park Master Plan ini dikabarkan masih berada di tahap awal, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Telegraph, Senin (7/9/2020).

Google sendiri belum mengumbar kapan pihaknya bakal memulai dan kapan target dari rencana Middlefield Park Master Plan ini bakal rampung.

Namun, untuk mewujudkan proyek yang bisa dibilang ambisius ini, Google memutuskan untuk menggandeng salah satu pengembang properti asal Australia, LendLease. Kita nantikan saja perkembangannya.



Sumber Telegraph
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X