Xiaomi Ingin Hadirkan Layanan Internet di Indonesia

Kompas.com - 07/09/2020, 15:28 WIB
Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia dalam konferensi pers peluncuran Mi Note 10 Pro di Jakarta, Sabtu (4/1/2020). KOMPAS.com/Wahyunadna Kusuma PertiwiAlvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia dalam konferensi pers peluncuran Mi Note 10 Pro di Jakarta, Sabtu (4/1/2020).
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Indonesia menjadi negara penting dan potensial bagi Xiaomi. Bahkan, produsen smartphone seri Mi, Redmi, dan Poco itu berencana untuk menghadirkan lebih dari sekadar produk fisik.

Xiaomi memiliki cita-cita membawa lebih banyak layanan berbasis internet untuk konsumen di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan KompasTekno, pekan lalu.

"Di sektor internet, seiring berjalannya waktu, setelah bisnis smartphone Xiaomi berkembang pesat dan layanan purna jualnya siap sedia, kami ingin meluncurkan beragam layanan berbasis internet di Indonesia," kata Alvin.

Menurut Alvin, layanan berbasis internet ini nantinya akan mempermudah kehidupan konsumen di Tanah Air.

Salah satu contohnya adalah dengan menghadirkan sebuah layanan asuransi berbasis digital yang fitur-fiturnya relevan dengan pengguna lokal.

Sehingga, pengguna di Indonesia bisa memiliki jaminan asuransi dengan mudah dengan fitur-fitur yang mungkin bisa disesuaikan dengan konsumen.

Baca juga: Cerita Bos Xiaomi Indonesia Alvin Tse, Ubah Cita-cita Setelah Berjumpa Steve Jobs

Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci bagaimana Xiaomi akan menghadirkan  layanan berbasis internet tersebut di pasar ini, berikut waktunya.

Namun, ia mengumbar bahwa hal tersebut tak mungkin dicapai sendiri. Artinya, Xiaomi perlu menggandeng beberapa mitra lokal untuk menghadirkan layanan yang dimaksud.

"Mungkin kami akan bermitra dengan startup lokal, dan mencoba untuk mengintegrasikan layanan berbasis internet ini ke smartphone untuk mempermudah pengguna. Hal seperti ini bisa saja terwujud di Indonesia di kemudian hari," jelas Alvin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X