Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akurasi Google Maps di Wilayah Jakarta Naik 22 Persen

Kompas.com - 08/09/2020, 12:18 WIB

KOMPAS.com - Prediksi waktu tiba atau estimated times arrival (ETA) di Google Maps kini semakin akurat. Bahkan untuk wilayah Jakarta, akurasi Google Maps dalam memprediksi waktu kedatangan meningkat 22 persen.

Peningkatan akurasi tersebut berkat kerja sama yang dijalin Google Maps dengan DeepMind. DeepMind adalah perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) di bawah naungan Google.

Untuk memprediksi waktu tiba, Google Maps dan DeepMind menggunakan sejumlah data seperti informasi lalu lintas secara real-time, riwayat dan pola lalu lintas, batas kecepatan yang akan ditempuh, informasi konstruksi jalan, ukuran, dan arah jalan tertentu.

DeepMind menggunakan teknik pembelajaran mesin (machine learning) yang disebut sebagai graph neural networks. DeepMind mengatakan dengan teknik ini, Google Maps bisa mendapat gambaran bagaimana kondisi jalanan sesungguhnya.

Baca juga: Google Maps Kembali Hadir di Apple Watch

"Teknik inilah yang memungkinkan Google Maps memprediksi dengan lebih baik apakah Anda akan terpengaruh oleh adanya perlambatan," ungkap Product Manager Google Maps, Johann Lau.

Nantinya sistem akan merekomendasikan pengguna untuk memilih kondisi jalanan yang beraspal agar mempercepat waktu sampai ke lokasi tujuan.

Selain itu, algoritma Google Maps juga akan mengalihkan pengguna untuk melewati jalan raya yang lebih panjang guna menghindari jalanan yang berkelok-kelok.

Menurut Johann, sejauh ini Google Maps berhasil memprediksi waktu tempuh dari 97 persen perjalanan secara akurat.

Selain Jakarta, akurasi prediksi waktu tiba juga meningkat untuk sejumlah wilayah di dunia seperti Singapura, Sidney, Sao Paulo, hingga Las Vegas. Angka peningkatan akurasi yang tertinggi berada di Kota Taichung, Taiwan, dengan peningkatan 51 persen.

Baca juga: Google Maps Bakal Tampilkan Informasi Lampu Merah di Persimpangan?

Dihimpun KompasTekno dari ZDNet, Selasa (8/9/2020), peningkatan ini juga dilakukan mengingat bahwa pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap kondisi arus lalu lintas di seluruh dunia.

"Kami melihat penurunan arus lalu lintas di seluruh dunia mencapai 50 persen saat aturan lockdown mulai diberlakukan pada awal tahun 2020," ujar Johann.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Gadget
Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Gadget
[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat 'Googling' Serial 'The Last of Us' | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat "Googling" Serial "The Last of Us" | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

Internet
Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat 'Googling' Serial The Last of Us

Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat "Googling" Serial The Last of Us

Internet
Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode 'High-Res'

Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode "High-Res"

Gadget
VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

Software
Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Software
Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Internet
Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Gadget
Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Internet
3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

Software
Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Software
Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Gadget
5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.