TikTok Buru dan Hapus Video Pria Bunuh Diri di Platformnya

Kompas.com - 08/09/2020, 18:22 WIB
ilustrasi TikTok reuters.comilustrasi TikTok

KOMPAS.com - Aplikasi berbagi video pendek TikTok memburu dan menghapus video yang menampilkan seorang pria melakukan tindakan bunuh diri. Video tersebut mempertontonkan seorang pria yang bunuh diri menggunakan senjata api.

Menurut perwakilan TikTok, video tersebut sebelumnya telah beredar di jejaring sosial Facebook dan platform lain, dan menyebar di TikTok sejak Minggu (7/9/2020) malam.

"Sistem kami telah mendeteksi secara otomatis dan menandai klip yang melanggar kebijakan kami, yaitu konten yang mempertontonkan pujian, glorifikasi, atau mempromosikan bunuh diri," jelas perwakilan Tiktok.

Baca juga: Kecewa PUBG Mobile Diblokir, Remaja di India Bunuh Diri

Tidak hanya menghapus video nahas itu, TikTok juga melarang akun-akun yang coba mengunggah video tersebut berulang kali.

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Selasa (8/9/2020), video pria bunuh diri itu memang sempat beredar di platform lain, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan Reddit.

Video itu kemudian juga ikut beredar di TikTok dan muncul di laman "For You". Laman ini mirip dengan laman eksplor di Instagram, di mana video akan terputar otomatis tanpa mengharuskan pengguna mencarinya.

Kendati demikian, tidak sedikit kreator yang mewanti-wanti pengikutnya agar tidak ikut menyebarkan video tersebut.

"Kami mengapresiasi komunitas kami yang melaporkan konten tersebut dan memberi peringatan kepada yang lain untuk tidak menonton dan menyebarkan video semacam itu di platform manapun, untuk menghormati korban dan keluarga yang ditinggalkan," jelas TikTok.

TikTok telah menyempurnakan platformnya untuk bertindak cepat jika terdapat konten negatif. Tahun lalu, TikTok mendapat kritikan soal siaran langsung bunuh diri.

Baca juga: CEO TikTok Kevin Mayer Mundur Setelah 100 Hari Menjabat

Dilaporkan The Intercept, seorang pemuda asal Brasil yang juga seorang vlogger menyiarkan aksi bunuh dirinya secara langsung di TikTok. Siaran itu disaksikan sekitar 280 orang, dibanjiri 497 komentar dan 15 komplain.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X