Demi Bisa Beroperasi di India, PUBG Mobile Akan Lepas dari Tencent

Kompas.com - 09/09/2020, 11:06 WIB
Tencent menghadirkan mode Domination pada PUBG Mobile. DexertoTencent menghadirkan mode Domination pada PUBG Mobile.

KOMPAS.com - Pemerintah India bertindak tegas dengan memblokir ratusan aplikasi asal China, termasuk game battle royale populer, PUBG Mobile.

Pemblokiran ini adalah buntut dari sengketa wilayah di perbatasan Himalaya. Pada Juni lalu, setidaknya 20 tentara India tewas oleh tentara China dalam sengketa tersebut.

Menanggapi pemblokiran ini, pihak PUBG Corporation mengatakan bahwa mereka tengah mencari jalan tengah agar PUBG Mobile bisa kembali digunakan oleh para pemain di India.

Salah satu caranya adalah dengan mengambil kembali hak waralaba PUBG Mobile dari Tencent  untuk menjadi penerbit wilayah India.

Baca juga: Kecewa PUBG Mobile Diblokir, Remaja di India Bunuh Diri

Tencent yang notabene perusahaan China, membeli sebagian besar saham Bluehole (induk PUBG) dan PUBG Corporation. Tencent kemudian mendistribusikan PUBG Mobile di Google Play Store dan App Store, termasuk untuk wilayah India.

Ke depannya, PUBG Corporation akan mengambil alih semua tanggung jawab penerbitan game PUBG Mobile di negara tersebut dari Tencent.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"PUBG Corporation sepenuhnya memahami dan menghormati tindakan yang diambil oleh pemerintah karena privasi dan keamanan data pemain adalah prioritas utama perusahaan," tulis pihak PUBG Corporation di halaman PUBG.com

Sebagai informasi, PUBG Mobile sendiri adalah game versi seluler dari Playerunknown’s Battleground (PUBG).

Di India, PUBG Mobile memiliki jumlah pemain aktif lebih dari 50 juta, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Rabu (9/9/2020).

Beberapa waktu lalu, India kembali memblokir 118 aplikasi buatan China termasuk PUBG Mobile, Tantan, dan Alipay.

Baca juga: PUBG Mobile Versi 1.0 Dirilis, Tampilan dan Peta Erangel Dirombak

Menteri Elektronik dan Teknologi Informatika (TI) India, mengatakan bahwa Pusat Koordinasi Kejahatan Siber India dan Kementerian Dalam Negeri telah mengirim rekomendasi untuk memblokir sejumlah aplikasi yang dianggap berbahaya.

Ini adalah kali ketiga India memblokir aplikasi buatan China karena dampak konflik politik. Sejauh ini ada 224 aplikasi bikinan China yang telah diblokir.

Pemblokiran pertama dilakukan bulan Juni lalu. Saat itu ada 59 aplikas yang diblokir termasuk TikTok, Mobile Legends, dan WeChat. Bulan Juli, India kembali memblokir 47 aplikasi.

Dasar pemblokiran aplikasi asal China termaktub dalam Section 69 undang-undang Teknologi Informasi India.

Pemain PUBG Mobile di India sendiri saat ini masih bisa memainkan game tersebut apabila sudah terinstal di ponsel.

Namun, pemain tidak akan bisa mendapatkan update terbaru karena game tersebut telah hilang dari Google Play Store dan App Store untuk wilayah India.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.