Jangan Salah Arti, Ini Bedanya Jaringan 5G dengan WiFi 5G

Kompas.com - 18/09/2020, 12:11 WIB
Ilustrasi 5G SHUTTERSTOCKIlustrasi 5G
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Smartphone dengan teknologi jaringan 5G, kini semakin banyak diproduksi oleh para vendor ponsel pintar. Teknologi yang lebih kencang dari jaringan 4G itu pun semakin banyak diadopsi oleh sejumlah negara. 

Namun, sebutan "5G" ternyata tidak hanya disematkan pada jaringan generasi kelima. WiFi pun ada yang disebut sebagai " WiFi 5G". Lantas, apa bedanya dengan jaringan seluler 5G?

Teknologi jaringan 5G yang terdapat di sejumlah smartphone masa kini merupakan standar jaringan seluler terbaru. Dalam hal ini, "5G" artinya "generasi kelima", sebagaimana teknologi tersebut hadir sebagai penerus dari teknologi 4G.

Teknologi 5G dirancang lebih cepat dan memiliki latensi lebih rendah daripada 4G LTE. Smartphone 5G pertama meluncur di tahun 2019. Selain itu, jaringan 5G disebut-sebut akan menjadi penunjang penting bagi perangkat Internet of Things (IoT).

Baca juga: Daftar 10 Negara dengan Koneksi 5G Terkencang, Siapa Juaranya?

Meskipun 5G telah menjadi standar baru, teknologi ini tidak ada hubungannya dengan WiFi 5G. WiFi 5G malah sudah lebih dulu hadir sebelum kemunculan jaringan 5G. Bahkan, ponsel 4G pun nyatanya ada yang sudah mendukung WiFi 5G.

Berbeda dengan jaringan seluler 5G, embel-embel "5G" dalam WiFi 5G bukanlah teknologi generasi kelima. Melainkan kependekan dari "5 Ghz".

5 Ghz adalah salah satu dari dua pita frekuensi yang digunakan oleh WiFi. Selain 5 Ghz, pita frekuensi lainnya adalah 2,4 Ghz.

Pita frekuensi 5 GHz sudah mulai digunakan pada WiFi dengan standar 802.11n sejak 2009 lalu dan masih digunakan hingga saat ini.

WiFi 5 GHz bisa mentransmisikan data dengan lebih cepat. Namun, jangkauannya lebih pendek dan kurang efektif jika digunakan untuk menembus ruangan berlapis tembok tebal.

Baca juga: Jangan Taruh Router WiFi di Dekat Microwave, Ini Alasannya

Sebaliknya, WiFi 2,4 GHz memiliki kecepatan transmisi data yang lebih lambat. Namun, panjang gelombang pita frekuensi ini memiliki jangkauan yang lebih luas dan lebih andal untuk menembus dinding tebal. 

Halaman:


Sumber howtogeek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X