Cara dan Aturan Main Game Among Us yang "Merusak Pertemanan"

Kompas.com - 18/09/2020, 16:11 WIB
Ilustrasi game Among Us Inner SlothIlustrasi game Among Us

KOMPAS.com - Game berjudul Among Us belakangan mendadak ramai dimainkan. Game yang sejatinya telah meluncur sejak Juni 2018 ini kembali populer, usai dimainkan oleh sejumlah YouTuber gaming.

Among Us menawarkan gameplay yang unik, di mana pemain harus bisa bekerja sama dan meyakinkan satu sama lain.

Dalam game ini, pemain akan berperan sebagai makhluk asing yang tengah berada di dalam sebuah pesawat luar angkasa. Butuh sekitar 10 pemain agar permainan ini bisa dimulai.

Baca juga: Apa itu Game Among Us dan Kenapa Bisa Populer?

Game besutan Innersloth ini memiliki konsep yang sama seperti Werewolf. Di mana akan ada dua peran yang berbeda yaitu crewmate dan impostor.

Pemain yang berperan sebagai crewmate berada di sisi baik. Pemain ini harus menyelesaikan sejumlah misi kecil untuk memperbaiki pesawat yang ditumpangi.

Sementara pemain yang berperan sebagai impostor akan bertindak sebagai pengkhianat yang berusaha menghabisi semua anggota crewmate.

Baca juga: Deretan Game Anyar untuk PS5, Ada Sekuel God of War dan Final Fantasy

Di sini pemain yang berperan sebagai crewmate harus hati-hati, karena crewmate tidak bisa melihat pemain mana yang bertugas sebagai impostor. Sebaliknya, impostor bisa mengenali pemain impostor lainnya dan bekerja sama untuk membunuh crewmate.

Selama permainan berlangsung, pemain (baik crewmate ataupun impostor) dapat memanfaatkan peta yang terletak di sisi kanan layar. Peta tersebut menunjukan posisi pemain dan beberapa pointer berupa tanda seru berwarna kuning.

Tanda seru tersebut menandakan lokasi tempat crewmate harus menjalankan misi. Uniknya, misi tersebut menyajikan konsep yang mini-game yang menarik.

Pemain dapat memperbaiki kabel listrik yang putus, membuka akses menggunakan ID Card, hingga memecahkan kata sandi.

Crewmate yang dieliminasi oleh ImpostorFanbyte Crewmate yang dieliminasi oleh Impostor
Pemain juga dapat memanfaatkan akses bantuan seperti menggunakan Admin Map dan Security Camera, yang tersebar di dalam game.

Kedua benda berfungsi untuk menunjukkan lokasi setiap pemain. Dengan demikian, crewmate bisa memantau gerak-gerik pemain lain yang berpotensi menjadi impostor.

Serupa dengan crewmates, pemain yang bertugas sebagai impostor juga memiliki misi-misi yang sama.

Baca juga: Game Pac-Man Bakal Bisa Dimainkan seperti Pokemon Go

Namun, impostor hanya perlu berpura-pura menyelesaikan misi agar tidak dicurigai oleh para crewmate.

Impostor turut dibekali dengan kemampuan khusus yang tidak bisa dilakukan oleh crewmate, seperti mampu berpindah tempat ke lokasi lain lewat ventilasi udara, melakukan sabotase untuk mengalihkan perhaitian, hingga menutup akses pintu untuk menjebak crewmate.

Crewmate yang dibunuh impostor akan berubah menjadi hantu dan meninggalkan mayat. Hantu crewmate bisa menyaksikan jalannya permainan, namun tidak akan bisa berkomunikasi dengan pemain lain yang masih hidup. 

Apabila ada mayat yang ditemukan, para pemain bisa melakukan diskusi untuk menentukan siapa terduga impostor tersebut. Sistem akan memberikan pemain waktu selama 75 detik untuk menjalankan diskusi.

Diskusi inilah yang sering disebut "merusak pertemanan", karena pemain bisa saling tuduh satu sama lain.

Sesama pemain dapat menebak-nebak pemain yang dicurigai sebagai seorang impostor. Pemain dipersilahkan untuk memanfaatkan fitur chat yang ada di dalam game atau kembali menyalakan Discord.

Baca juga: Game PUBG Mobile Raup Pendapatan Rp 52 Triliun

Pemain yang bertindak sebagai impostor harus pandai berakting dan mengelak apabila ia dicurigai agar tidak ketahuan. Dalam diskusi inilah pemain akan melakukan voting untuk menentukan siapa terduga impostor yang akan dikeluarkan dari pesawat.

emain dapat memilih untuk menyeleksi pemain lain atau bersikap netral dengan menekan tombol "Skip vote".

Pemain dengan suara terbanyak akan dieliminasi dan identitas pemain tersebut akan terungkap.

Apabila ternyata yang dieliminasi adalah crewmate, maka impostor akan tetap dapat menjalankan perannya untuk terus membunuh crewmate satu per satu.

Game Among Us dapat dimainkan oleh empat hingga 10 pemain. Game ini sudah mendukung crossplay dan tersedia untuk platform Android, iOS, dan PC.

Pemain dapat mengunduh game secara gratis pada Google Play Store dan App Store, sementara pemain PC bisa mendapatkan game via Steam dengan harga Rp 40.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.