Mozilla Tutup Firefox Send, Layanan Berbagi File Pesaing Google Drive

Kompas.com - 21/09/2020, 08:15 WIB
Ilustrasi Firefox Send PCMagIlustrasi Firefox Send

KOMPAS.com - Pada Maret 2019 lalu, Mozilla meluncurkan layanan file-transfer Firefox Send. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi file dalam ukuran besar, serupa dengan Google Drive atau Dropbox.

Namun, meski usianya baru satu tahun, Mozilla memutuskan untuk menutup layanan ini. Tidak hanya Firefox Send, satu layanan lainnya yakni Firefox Note juga ditutup.

Hal itu diumumkan langsung oleh Mozilla melalui blog resminya. Mozilla mengatakan, layanan Firefox Send ditutup karena kerap disalahgunakan untuk mengirim malware dan melakukan serangan Spear phishing.

Sementara Firefox Notes ditutup karena sejak awal layanan ini merupakan eksperimen Mozilla. Layanan ini akan dihentikan pada November mendatang.

"Hari ini (17/9/2020), kami mengumumkan bahwa dua layanan kami, Firefox Send dan Firefox Notes telah berhenti. Kedua layanan ini akan segera dinonaktifkan dan tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian produk kami," tulis Mozilla dalam blog resminya.

Baca juga: Mozilla Mem-PHK 250 Karyawan akibat Covid-19

Spear phishing adalah metode untuk mencuri informasi sensitif seperti username dan password dengan cara mengelabui korban.

Spear Phishing biasanya menggunakan cara dengan menyebarkan e-mail yang seolah dari rekan atau organisasi yang telah kita kenal sebelumnya.

Ketika pertama kali diluncurkan, Firefox Send sendiri disebut sebagai layanan yang aman karena dibekali dengan end-to-end encryption. Dengan fitur keamanan ini, file yang dikirim tidak akan bisa diakses oleh siapapun kecuali oleh izin pengunggah.

Dengan ditutupnya layanan Firefox Send dan Firefox Notes, Mozilla nampaknya akan fokus mengembangkan layanan Mozilla VPN.

Mozilla VPN dirilis pada Agustus lalu dan sudah bisa digunakan oleh pengguna Windows 10, Android, dan iOS tanpa harus memasang browser Firefox. Ketersediaan di MacOS dan Linux disebut bakal menyusul di kemudian hari.

Baca juga: Mozilla Rilis Aplikasi VPN Berlangganan

Untuk menikmati layanan VPN dari Mozilla ini, pengguna harus berlangganan dengan merogoh kocek 5 dollar AS atau sekitar Rp 73.000 per bulan.

Kendati resmi dirilis, layanan tersebut saat ini hanya tersedia di enam negara saja, mencakup Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Selandia Baru, Singapura, dan Malaysia, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Engadget, Senin (21/9/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X