Aplikasi Nafas Ukur Kualitas Udara Jabodetabek "Real-Time"

Kompas.com - 23/09/2020, 17:48 WIB

Sebagai informasi, dirangkum dari situs departemen kesehatan New York, PM2.5 menjadi acuan untuk mengukur kadar polutan di udara.

PM2.5 merupakan partikel kecil atau droplet berukuran 2,5 mikron atau lebih kecil yang bisa mengurangi jarak pandang dan menyebabkan udara tampak samar saat level tinggi. Bagi kesehatan, PM2.5 akan masuk ke dalam sistem pernapasan dan mencapai paru-paru.

Dalam jangka pendek, partikel-partikel halus akan menyebabkan iritasi mata, hidung, tenggorokan dan paru-paru, batuk, bersin, pilek, dan sesak napas.

Di dalam aplikasi juga tersedia artikel dan konten yang membantu menambah wawasan pengguna terkait dampak kualitas udara di lingkungan sekitar.

Aplikasi Nafas sudah bisa diunduh lewat toko aplikasi Google Play Store maupun App Store.
Menurut informasi di Play Store, aplikasi yang diumumkan 22 September ini sudah diunduh lebih dari 100 kali.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X