Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Popularitas "Among Us 1" Melejit, Pengembang Batalkan "Among Us 2"

Kompas.com - 25/09/2020, 08:00 WIB
Putri Zakia Salsabila ,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber The Verge

KOMPAS.com - Setelah sempat diumumkan pada bulan lalu, pengembangan seri kedua dari game Among Us resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil pengembang setelah melihat popularitas Among Us 1 yang melejit.

Among Us 2 mulanya direncanakan bisa dinikmati para pemain setidaknya pada 2021 mendatang. Menurut Innersloth selaku pengembang, game Among Us 2 ini sebenarnya dibuat untuk memperbarui codebase Among Us 1yang dianggap sudah ketinggalan zaman.

Codebase yang ada di Among Us 1 sudah tidak memungkinkan bagi pengembang untuk membawa sejumlah konten baru ke dalam game tersebut.

"Namun, melihat banyaknya pemain yang menikmati Among Us 1, membuat kami ingin membawa game tersebut ke level berikutnya," tulis pihak Innersloth.

Dengan dibatalkannya seri kedua game ini, Innersloth menjanjikan konten-konten baru yang semula dirancang untuk Among Us 2 akan hadir di Among Us 1.

Baca juga: Apa Itu Game Among Us dan Kenapa Bisa Populer?

Pengembang juga berjanji akan memperbaiki sejumlah masalah yang ada di Among Us seri pertama seperti masalah server, sistem pertemanan, hingga pengembangan fitur untuk pemain yang buta warna.

"Semua konten yang kami rencanakan untuk Among Us 2 akan kami bawa ke Among Us 1," tulis Innersloth.

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (25/9/2020), game Among Us sejatinya dirilis pada 2018 lalu.

Namun, popularitas Among Us kini melejit setelah sejumlah YouTuber gaming memainkan game tersebut. Video terkait Among Us juga populer ditonton di platform Twitch.

Bahkan, diperkirakan ada sebanyak 10 juta pemain yang mengunduh Among Us dari Steam. Angka ini belum termasuk pemain dari iOS dan Android.

Baca juga: Cara dan Aturan Main Game Among Us yang Merusak Pertemanan

Di platform mobile sendiri, Among Us telah diunduh sebanyak 86,6 juta kali, naik pada periode Agustus-September.

Game ini menjadi populer karena terbilang mudah untuk dipelajari, aturan main yang sederhana, serta kocak untuk dimainkan dengan sejumlah kerabat lantaran harus saling tuduh.

Belum lagi karakternya yang menggemaskan lantaran berbentuk lonjong dan bisa dipadukan dengan beragam warna serta aksesori, seperti topi, skin, dan lain sebagainya.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber The Verge


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com