Kominfo Siapkan Internet Gratis Super WiFi, Apa Itu?

Kompas.com - 30/09/2020, 09:02 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoKementerian Komunikasi dan Informatika.

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate, pada Kamis (25/9/2020) lalu mengatakan tengah membangun fasilitas Super WiFi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Terdapat 23 titik Super WiFi yang dibangun sebagai pilot project. 20 titik di antaranya sudah aktif, sementara 3 titik lainnya tengah dalam pemasangan.

Proyek ini melibatkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dalam membangun infrastruktur Super WiFi tersebut.

Kepala Divisi Infrastruktur Backbone Badan Akesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Feriandi Mirza mengatakan bahwa Super WiFi merupakan teknologi WiFi yang jangkauannya lebih luas dibandingkan WiFi konvensional.

Dalam hal ini, Super WiFi dapat menjangkau hingga 500 meter atau lebih, apabila tidak terhambat dengan penghalang apapun.

Baca juga: Jangan Salah Arti, Ini Bedanya Jaringan 5G dengan WiFi 5G

"Kalau WiFi yang pada umumnya mungkin hanya bisa menjangkau sekitar 50 meter secara optimal, dengan Super WiFi bisa sampai 500 meter," ungkap Mirza kepada KompasTekno, Selasa (29/9/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Mirza mengatakan bahwa kapasitas penggunaan Super WiFi bergantung pada jumlah kapasitas maksimal dari backhaul yang tersedia.

Sebagai informasi, backhaul adalah jaringan perantara yang menghubungkan backbone (jaringan utama) dengan pemancar.

"Kapasitas penggunaannya tergantung kapasitas backhaul. Semakin besar kapasitas backhaul-nya, maksimal penggunaannya juga akan naik," tutur Mirza.

Super WiFi akan menggunakan frekuensi unlicensed band pada spektrum 2,4 GHz. Pendanaan  proyek ini diperoleh dari Universal Service Obligation (USO).

Dana ini berasal dari setoran para pelaku bisnis telekomunikasi setiap kuartal dengan besaran 1,25 persen dari pendapatan kotor.

Selain itu, BAKTI juga akan bermitra dengan dua perusahaan penyedia layanan ISP yakni Telkom dan PT. Dwi Tunggal Putra (DTP).

"Tentu saja dengan perusahaan ISP yang punya solusi Super WiFi. Saat ini sudah ada dua perusahaan yang melakukan POC Super WiFi dengan BAKTI yaitu DTP dan Telkom," pungkas Mirza.

Baca juga: Apa Itu Google Station, WiFi Gratis di Indonesia yang Segera Disetop Akhir Tahun Ini

Dalam kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur pekan lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan bahwa akses internet gratis Super Wifi diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi digital.

"Kalau dari operator itu berbayar, yang dari Kominfo ini gratis, dibayar oleh negara melalui Kominfo," jelas Johnny.

Jika pembangunan Super WiFi di Labuan Bajo sukses, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membangun di wilayah lain.

"Diharapkan super wifi tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan ekonomi, sosial, politik, dan pertahanan," pungkas Johnny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.