Kabel Internet Asia-Amerika Putus Tidak Pengaruhi IndiHome dan First Media

Kompas.com - 01/10/2020, 13:30 WIB

Update, 2 Oktober 2020. Vice President Corporate Communication, Telkom Arif Prabowo mengatakan jalur yang mengalami gangguan tidak berada di wilayah Indonesia. Terlebih, jalur yang mengalami gangguan memiliki berbagai sistem komunikasi kabel laut internasional yang menjadi alternatif untuk pencadangan.

"Sehingga dapat dipastikan trafik telekomunikasi termasuk internet Indonesia khususnya di jaringan Telkom Group tetap berjalan normal tanpa gangguan," jelas Arif melalui pesan singkat yang diterima KompasTekno, Jumat (2/10/2020).

Update, 3 Oktober 2020. Pihak First Media menyatakan, masalah yang tengah terjadi atau dihadapi oleh Asia-America Gateaway (AAG) tidak mempengaruhi layanan internet mereka.

Untuk melengkapi pernyataan ini, PT Link Net Tbk dengan brand First Media memberikan sejumlah informasi terkait perusahaan, sebagai berikut:

PT Link Net Tbk (LINK) merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia. Seluruh kinerja dan pencapaian perusahaan disampaikan secara transparan dan kami memiliki kinerja keuangan dan pencapaian yang sangat solid pada tahun buku 2019 dan Juni 2020 sebagai berikut:

  1. Link Net membukukan pendapatan sebesar Rp 3,755 miliar pada tahun 2019, meningkat 7.0% (YoY). Dan pendapatan pada 2Q20 sebesar Rp 971 miliar, meningkat 6,2% jika dibandingkan dengan 2Q19.
  2. Link Net mencatatkan EBITDA Rp 2,166 miliar pada tahun 2019. Dan EBITDA pada 2Q20 sebesar Rp 543 miliar, dengan EBITDA margin tercatat 55,9%, bertumbuh dari 53,8% pada 1Q20.
  3. Link Net mengalokasi CAPEX sebesar Rp 2 triliun untuk tahun 2020 dengan tujuan untuk ekspansi perluasan jaringan ke kota-kota besar di pulau Jawa, pembelian perangkat untuk pelanggan baru dan pemeliharaan jaringan.
  4. Link Net menambah total bersih pelanggan baru 62.430 pada 2Q20, meningkat signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan sepanjang tahun 2019 yaitu di 73.498. Total keseluruhan pelanggan pada 2Q20 tercatat sebanyak 762.392 pelanggan.

Baca juga: Telkom Pastikan Jaringan IndiHome Tidak Terganggu Kabel Laut yang Putus

AAG sendiri merupakan sistem kabel yang menyediakan konektivitas lintas negara, meliputi Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Hong Kong, Filipina, Guam, Hawaii, dan Pantai Barat Amerika Serikat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AAG dibangun dan dibiayai oleh konsorsium dari perusahaan telekomunikasi lintas negara, termasuk di Indonesia, yakni PT Telkom Indonesia dan PT Indonesia Satellite Corporation atau yang kini berubah menjadi PT Indosat Tbk.

Catatan redaksi: Judul berita dan isi berita ini telah diubah menyesuaikan informasi terbaru yang kami terima dari First Media dan PT Telkom.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.