Kompas.com - 06/10/2020, 11:33 WIB

KOMPAS.com - Produsen kendaraan listrik (electrical vehicles/EV) asal Amerika Serikat, Tesla dikabarkan tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi, Ayodhia Kalake, dalam pernyataan yang dilansir Reuters baru-baru ini.

Menurut pemaparan Ayodhia, perusahaan yang dirintis Elon Musk itu telah menghubungi  pemerintah Indonesia secara informal, terkait model investasi yang sesuai untuk Tesla di Tanah Air.

Baca juga: Grab Boyong Tim Riset Mobil Listrik ke Indonesia

Meski demikian, Ayodhia melanjutkan, pembicaraan tersebut masih dalam tahap awal. Sehingga, belum diketahui model bisnis seperti apa yang bakal dijalankan Tesla di Indonesia.

"Diskusi investasi ini masih dalam tahap awal dan belum dibicarakan secara mendalam," kata Ayodhia, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Reuters, Selasa (6/10/2020).

"Kami membutuhkan diskusi yang lebih jelas dengan Tesla," imbuhnya, sembari mengatakan bahwa Indonesia sendiri memiliki sejumlah insentif untuk investasi di industri kendaraan listrik.

Sayangnya, pihak Tesla belum memberikan keterangan resmi terkait rencana investasi tersebut.

Bangun pabrik baterai lithium?

Kendati belum jelas, Indonesia sendiri saat ini disebut tengah fokus untuk meningkatkan produksi nikel dalam negeri.

Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot produksi baterai lithium dan kendaraan listrik secara domestik. Adapun kedua produk tersebut memang mengandalkan nikel sebagai bahan utamanya.

Baca juga: Skuter Listrik Segway Berhenti Diproduksi

Keseriusan di ranah pemroduksian baterai sendiri agaknya terwujud dalam sebuah kesepakatan dengan dua perusahaan baterai raksasa di Asia, yakni LG Chem dan Contemporary Amperex Technology, pada September lalu.

Dalam kerja sama ini, pemerintah Indonesia sepakat untuk membangun pabrik baterai lithium di Tanah Air dengan kedua perusahaan asal Korea Selatan dan China tersebut.

Konon, rencana inilah yang mendorong Tesla tertarik untuk turut berinvestasi di Tanah Air.

Sebab, perusahaan yang memiliki fokus di bidang energi tersebut juga memiliki rencana untuk meningkatkan produksi nikel, sebagai bahan utama untuk membuat sejumlah produk bikinan perusahaan.

Lantas, apakah Tesla bakal ikutan berkontribusi untuk investasi di pabrik baterai lithium? Sayangnya jawaban tersebut belum bisa dipastikan. Kita nantikan saja perkembangannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Gadget
Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

e-Business
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

e-Business
Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Software
Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Gadget
Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Gadget
Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Software
Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Gadget
Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Gadget
Cara Menampilkan Avatar 3D di 'Always On Display' Oppo Reno 7

Cara Menampilkan Avatar 3D di "Always On Display" Oppo Reno 7

Gadget
Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Software
Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

e-Business
Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, 'Berantakan' dan Pakai Software iPod

Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, "Berantakan" dan Pakai Software iPod

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.