Siap-siap, "Among Us" Bakal Berantas Pemain Curang

Kompas.com - 08/10/2020, 17:09 WIB
Cara main Among Us sama teman via koneksi internet atau dari jarak jauh. KOMPAS.com/Bill ClintenCara main Among Us sama teman via koneksi internet atau dari jarak jauh.

KOMPAS.com - Selama beberapa minggu terakhir, popularitas game Among Us kian melejit. Bahkan, dalam waktu singkat, Among Us menjadi game yang paling banyak diunduh selama 2020 mengalahkan PUBG Mobile. 

Saking populernya, Among Us juga mendongkrak jumlah unduhan Discord menjadi lebih dari 800.000 kali sejak 5 September lalu. Namun, tingginya popularitas Among Us turut mengundang masalah baru, yakni hadirnya para pemain curang ( cheater).

Para pemain curang ini menggunakan berbagai cara untuk menang. Misalnya, pelaku bisa mengetahui siapa yang menjadi impostor, bisa melakukan kill tanpa menunggu cooldown, mengakhiri vote, dan melakukan sejumlah cara curang lainnya.

Baca juga: Among Us Jadi Game Paling Populer Kalahkan PUBG Mobile

Hal ini tentu dapat mengurangi keseruan dan minat para pemain Among Us. Apabila tidak ditangani dengan cepat, Among Us terancam ditinggalkan oleh para pemainnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, pengembang Among Us, Innersloth, mengatakan tengah mencari solusi untuk memberantas para pemain curang ini.

Programmer and Business Lead Innersloth, Forest Willard, mengatakan akan menerapkan sistem akun baru sehingga dapat melakukan moderasi dengan lebih baik.

"Kami juga berupaya mencari bantuan yang dapat membuat server kami dapat bekerja lebih baik dalam mendeteksi dan memblokir cheat," lanjut Willard sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Kotaku, Kamis (8/10/2020).

Selain Among Us, kasus serupa telah terlebih dahulu menimpa game populer Fall Guys Ultimate Knockout. Game battle royale besutan Mediatonik ini juga sempat diserang oleh para cheater.

Baca juga: Popularitas Among Us 1 Melejit, Pengembang Batalkan Among Us 2

Sebagai solusi atas masalah tersebut, MediaTonik telah bekerja sama dengan Epic Games untuk menghadirkan sistem easy anti-cheat (EAC).

Sistem ini telah digunakan pada lebih dari 120 game, termasuk Fortnite, dan diklaim mampu mengatasi jutaan cheater dalam game.



Sumber Kotaku
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X