Ikuti iPhone 12, Ponsel Android Disebut Bakal Dijual Tanpa Charger

Kompas.com - 16/10/2020, 08:45 WIB
Salah satu aksesori MagSafe berupa folding charger untuk mengisi daya iPhone 12 dan Apple Watch secara bersamaan AppleSalah satu aksesori MagSafe berupa folding charger untuk mengisi daya iPhone 12 dan Apple Watch secara bersamaan

KOMPAS.com - iPhone 12 memang banyak kejutan. Diperkenalkan sebagai lini pertama dengan konektivitas 5G, model yang dibawa di iPhone 12 series juga lebih banyak dari iPhone sebelum-sebelumnya.

Tidak cuma itu, Apple juga memberikan "kejutan" lain di kotak kemasan. Untuk pertama kalinya, Apple tidak membekali charger dan juga earphone di dalam kotak kemasan.

Nantinya, pembeli hanya akan mendapatkan kabel konverter Lightning to USB-C dan sebuah ponsel saja.

Jika menginginkan charger, harus membelinya secara terpisah dengan harga paling murah 19 dollar AS (sekitar Rp 399.000).

Apple juga biasanya menjadi trendsetter. Apa yang dilakukan Apple tidak jarang ditiru oleh vendor lain. Begitu pula dengan keputusan menghilangkan charger dari paket pembelian. 

Analis pasar dari IDC, Risky Febrian, mengatakan bahwa ada kemungkinan vendor smartphone lain juga mengikuti langkah Apple tersebut.

Baca juga: iPhone 12 Dijual Tanpa Charger, Ini Daftar Harganya jika Dibeli Terpisah

Sebab, beberapa pabrikan smartphone Android juga sudah mulai mengurangi aksesori di kotak pembelian.

Terutama smartphone flagship yang beberapa di antaranya sudah tidak menyertakan earphone dan meniadakan lubang jack audio.

Secara tidak langsung, pengguna "dipaksa" untuk membeli aksesori tambahan berupa earphone wireless.

"Kalau charger kemungkinan ada (dihilangkan), selama vendor mau berusaha memperkenalkan produknya dengan harga yang kompetitif sementara mereka juga harus memasukan komponen yang harganya mahal seperti modem 5G atau teknologi display yang baru," jelas Risky kepada KompasTekno, Rabu (14/10/2020).

Risky menambahkan, strategi menekan biaya produksi tidak sebatas itu. Ada pula pabrikan yang mengakalinya dengan menurunkan kualitas komponen. Seperti mengganti bahan logal dengan plastik atau polikarbonat untuk casing.

Baca juga: Bukan iPhone 12 Mini, Ini iPhone yang Bisa Mengancam Android di Indonesia

"Pasti ada kenaikan biaya produksi yang lumayan siginifkan dari Apple yang akhirnya mereka tetap bisa mempertahankan harga jual yang sama yaitu dengan memangkas biaya dari bagian yang lain, contohnya dengan menghilangkan dari sisi charger dan earphone," papar Risky.

Perubahan di dalam kotak pembelian ini juga akan berlaku untuk lini iPhone lama, seperti iPhone 11, iPhone XR, dan juga iPhone SE.

Apple beralasan keputusan ini untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan aktivitas penambangan.

Sebenarnya, rumor absennya charger dan earphone di kotak pembelian iPhone 12 sudah terdengar jauh-jauh hari. Analis dari TF Internationa Securities, MingChi Kuo pernah membeberkannya.

Kala itu Kuo mengatakan bahwa hal itu merupakan salah satu strategi Apple untuk tetap menyeimbangkan biaya produksi iPhone 12.

Sehingga, iPhone 12 bisa dijual dengan harga yang sama dengan iPhone 11 meskipun mengusung banyak peningkatan dari segi hardware, salah satunya adalah chip Bionic A14 dan modem 5G.

Baca juga: Mesin CEIR Penuh, iPhone 12 Diprediksi Masuk Indonesia 2021


Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X