Karyawan Google hingga Facebook Mengaku Lebih Lelah Kerja di Rumah

Kompas.com - 20/10/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home (WFH). (Dok. Vlada Karpovich - Pexels) Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Mekanisme work from home ( WFH) banyak diterapkan di masa pandemi. Karyawan perusahaan pun bisa bekerja dari rumah tanpa perlu datang ke kantor (WFO).

Namun, WFH ternyata bisa lebih melelahkan dibanding kerja di kantor. Setidaknya begitu menurut riset yang dilakukan oleh aplikasi komunitas workplace bernama Blind.

Blind mengadakan survei yang mengumpulkan data dari sekitar 3.000 karyawan yang bekerja di 40 perusahaan teknologi ternama, seperti Amazon, Microsoft, Google, Facebook, Apple, dan lain-lain.

Baca juga: Karyawan Facebook Boleh WFH hingga Juli 2021 dan Dapat Tunjangan Alat Kerja

Dari sini diketahui bahwa para pegawai perusahaan teknologi itu ternyata merasa lebih lelah saat kerja di rumah. Sebanyak 74 persen dari sekitar 300 karyawan Amazon, misalnya, mengaku demikian.

Hal senada juga diungkapkan oleh sebagian besar karyawan Microsoft (76 persen), Google (79 persen), dan Facebook (81), yang mengatakan bahwa WFH lebih membuat letih ketimbang WFO.

Sebabnya adalah jam kerja. kebanyakan karyawan yang disurvei mengaku jam kerja mereka justru bertambah panjang dengan WFH. Misalnya, apabila jam kerja normal biasanya berdurasi 10 jam, maka mereka bisa saja bekerja hingga 12 jam atau lebih.

Sebagian dari responden mengaku bahwa mereka berupaya mengatasi kelelahan dan kejenuhan bekerja di rumah dengan melakukan aktivitas seperti makan di luar, berolahraga, dan berkutat dengan hal yang digemari.

Selain pertanyaan terkait kelelahan, Blind juga menyebut sekitar 1.658 orang karyawan yang diwawancari (60 persen dari 2.758 karyawan) mengaku WFH membuat jam kerja bertambah dibanding WFO.

Baca juga: First Media Catat Kenaikan Jumlah Pelanggan Terbesar Saat WFH

Riset Blind sejalan dengan studi lain yang dirilis Microsoft beberapa waktu lalu, yang  menyebutkan bahwa orang-orang yang keja di rumah sering lembur dan bekerja di akhir pekan.

Selain itu, para karyawan juga disebut semakin tertekan dengan WFH dan mulai mempengaruhi kesehatan mentalnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GeekWire, Selasa (20/10/2020).

Untuk mencegah dampak kesehatan mental yang diakibatkan WFH, sejumlah perusahaan teknologi raksasa, seperti Microsoft, Facebook, Google, dan lain sebagainya membagikan sederet tips untuk cara bekerja WFH yang baik dan benar.

Survei Blind terkait WFH di kalangan karyawan perusahaan teknologi bisa disimak secara lengkap di tautan berikut.



Sumber GeekWire
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X