Samsung Pimpin Pasar Smartphone Global di Kuartal-III 2020

Kompas.com - 31/10/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi smartphone androidauthority.comIlustrasi smartphone

KOMPAS.com - Setelah terpuruk selama beberapa kuartal akibat pandemi Covid-19, pasar smartphone global akhirnya mulai membaik. Menurut laporan firma riset pasar IDC, pada kuartal III (Q3) 2020, pengiriman smartphone global turun "hanya" 1,3 persen secara year over year (YoY).

Meskipun menurun, angka ini jauh lebih kecil dari prediksi IDC yang memperkirakan penurunan sebesar 9 persen secara YoY. Pelonggaran karantina wilayah di beberapa negara menjadi faktor utama pemulihan industri smartphone global.

Terutama di sejumlah negara seperti India yang menjadi pasar terbesar kedua, menunjukkan kontribusi pengiriman yang kuat meski masih dibayangi pandemi Covid-19.

Pasar lain seperti Brazil, Indonesia, dan Rusia yang secara berurutan menjadi pasar terbesar keempat hingga keenam dunia juga menunjukkan kinerja positif.

Menurut direktur riset IDC, Nabila Popal, meskipun masih belum maksimal, kegiatan promosi dan diskon besar-besaran yang dilakukan para jenama mempercepat pemulihan pasar smartphone.

Baca juga: 5 Pabrikan Smartphone Terbesar di Kuartal III-2020, Xiaomi Geser Apple

"Di India, pembelajaran jarak jauh meningkatkan permintaan ponsel low-end karena harganya lebih murah dibanding tablet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Permintaan ponsel low-end semakin meningkatkan persaingan di segmen kelas bawah bagi para vendor.

Sementara itu negara lain seperti China, Eropa, dan Amerika mengalami penurunan pada kuartal III-2020.

Negara-negara ini merupakan pasar kunci bagi Apple. Peluncuran iPhone 12 yang sedikit mundur turut mempengaruhi penurunan pengiriman ponsel. Kendati demikian, perangkat dengan koneksivitas 5G mulai marak di negara-negara ini.

Lima besar

Di kuartal ketiga (Q3) 2020 ini, secara keseluruhan, Samsung menempati urutan pertama sementara Huawei turun ke posisi kedua penguasa ponsel pintar global.

Vendor ponsel asal China, Xiaomi untuk pertama kalinya mampu melampaui Apple dan duduk di posisi ketiga sedangkan Apple di posisi keempat. Posisi kelima ditutup oleh Vivo yang kembali masuk lima besar ponsel pintar global.

Samsung

Samsung mencatat pangsa pasar sebesar 22,7 persen setalah mengirimkan 80,4 juta unit smartphone. Angka itu naik 2,9 persen secara YoY. India menjadi pasar terbesar Samsung dengan kontribusi 15 persen dari total volume pengiriman.

Baca juga: Samsung Galaxy M51 Baterai 7.000 mAh Kembali Bisa Dipesan Hari Ini

Pertumbuhan Samsung di India hampir mencapai 40 persen secara YoY berkat ponsel yang dijual dengan harga di bawah 250 dollar AS atau sekitar Rp 3,7 juta.

Kebanyakan, ponsel dengan harga tersebut adalah seri Galaxy M yang dijual lewat jalur online.
Di AS yang merupakan pasar terbesar kedua dari Samsung, Galaxy A series dan Note 20 series menyumbang hampir 20 persen dari total volume di kuartal III-2020.

Huawei

Huawei menduduki posisi kedua setelah mengirimkan 51,9 juta unit smartphone di kuartal II-2020. Jumlah itu membuat pangsa pasar Huawei turun 22 persen menjadi 14,7 persen.

Tidak hanya di pasar global, penurunan juga terjadi di China yang menjadi salah satu kunci pasar Huawei.

Di China, pangsa pasar Huawei turun lebih dari 15 persen. Sanksi pemerintah AS masih membelenggu jalan Huawei di pasar internasional hingga saat ini.

Xiaomi

Untuk pertama kalinya, Xiaomi melampaui Apple dengan meraup pangsa pasar sebesar 13,2 persen. Pengiriman ponsel Xiaomi tumbuh 42 persen dengan total 46,5 juta unit perangkat.

India dan China menjadi pasar utama Xiaomi dengan kontribusi 53 persen dari total volume pengiriman ponsel di kuartal III-2020.

Di India, kapasitas produksi Xiaomi hampir 85 persen pulih sejak dihantam pandemi di awal tahun 2020.

Baca juga: Xiaomi Buka Toko di Kutub Utara

Redmi 9 series menjadi kunci utama Xiaomi di India dan China untuk segmen low-end. Sementara Redmi K-30 Ultra mendorong segmen mid-range dan Mi 10 Ultra cukup positif di segmen high-end di pasar China.

Apple

Apple mengirimkan 41,6 juta unit iPhone pada kuartal III-2020, turun 10,6 persen secara YoY.
Perusahaan asal Cupertino, AS ini mencatat pengasa pasar sebesar 11,8 persen.

Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh tertundanya peluncuran iPhone 12 series. Meskipun begitu, iPhone 11 series dan iPhone SE masih laris diburu.

Kedua model itu menyumbang volume pengiriman perangkat iPhone di kuartal ini. Diprediksi, volume pengiriman iPhone akan meningkat di kuartal berikutnya berkat iPhone 12.

Baca juga: Harga Aplikasi Apple App Store di Indonesia Bakal Naik

Pangsa pasar smartphone global kuatral III-2020 versi IDCIDC Pangsa pasar smartphone global kuatral III-2020 versi IDC
Vivo

Vivo masuk lima besar vendor smartphone dunia dengan pengiriman 31,5 juta unit dan pangsa pasar sebesar 4,2 persen secara YoY. Pangsa pasar Vivo tumbuh 8,9 persen.

Meskipun Vivo sedang berusaha meningkatkan kinerja penjualannya di berbagai negara, namun, India masih menjadi pasar utama.

Pengiriman Vivo di India tumbuh 30 persen secara YoY dengan segmen kunci ponsel di bawah harga 200 dollar AS (Rp 2,9 juta). Vivo juga mengalami pertumbuhan positif di China berkat seri Vivo S, iQoo, dan X sebagaimana dirangkum KompasTekno dari IDC, Sabtu (31/10/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber IDC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.