Game "Genshin Impact" Raup Rp 3,6 Triliun dalam Sebulan

Kompas.com - 03/11/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi gameplay Genshin Impact. MihoyoIlustrasi gameplay Genshin Impact.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Game Role Playing Game (RPG) Genshin Impact dari Mihoyo resmi dirilis pada akhir September 2020. Dalam waktu singkat, game ini berhasil menarik minat pemain dari seluruh dunia dan mendatangkan pendapatan besar bagi pengembang.

Lembaga riset aplikasi Sensor Tower memperkirakan bahwa, di platform mobile, Genshin Impact meraup pendapatan sebesar 245 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,6 triliun dari belanja pemain secara global, dalam waktu satu bulan pertama setelah rilis

Menurut Sensor Tower dalam laporannya, Genshin Impact menghasilkan 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 882 miliar dalam minggu pertama kehadirannya di platform mobile. Angka itu tak menurun dalam pekan-pekan berikutnya selama jangka waktu 30 hari.

Dengan demikian, Genshin Impact menjadi salah satu game mobile yang mendulang pendapatan terbesar di bulan pertama, mengalahkan judul-judul populer lain seperti Fortnite dari Epic yang mengumpulkan 25 juta dollar AS (sekitar Rp 367 miliar) dalam 30 hari pertamanya di App Store.

Baca juga: Review Game Genshin Impact, Bukan untuk Pemain yang Mudah Bosan

Grafik game mobile berpendapatan terbesar selama periode bulan pertama kehadiran Genshin Impact, menurut firma riset Sensor TowerSensor Tower Grafik game mobile berpendapatan terbesar selama periode bulan pertama kehadiran Genshin Impact, menurut firma riset Sensor Tower
Namun, pencapaian Pokemon Go masih lebih tinggi. Game besutan Niantic ini diperkirakan mencatat pendapatan 283 juta dollar AS (sekitar Rp 4,1 triliun) di bulan pertama kehadirannya.

Secara umum, Genshin Impact bisa dibilang berhasil meraih popularitas di seluruh dunia.

Pengembangnya, Mihoyo, dipandang berhasil menciptakan game RPG open world yang mampu menarik minat audiens internasional tanpa kehilangan pemain di rumah sendiri.

China yang menyumbang 33,5 persen dari total pendapatan atau 82 juta dollar AS (sekitar Rp 1,2 triliun) adalah pasar terbesar bagi Genshin Impact.

Baca juga: Genshin Impact Diunduh 17 Juta Kali dalam 4 Hari, Lewati PUBG Lite

Pasar terbesar kedua bagi Genshin Impact adalah Jepang yang memberikan kontribusi pendapatan 24 persen atau 59 juta dollar AS (sekitar Rp 867 miliar), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Sensor Tower, Selasa (3/11/2020).

Secera keseluruhan, sebagian besar pendapatan Genshin Impact berasal dari toko aplikasi App Store, yakni sebesar 144 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun (58,7 persen).

Sementara, Google Play memberikan pendapatan 101 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,5 triliun (41,3 persen).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X