Melihat Kesibukan Donald Trump di Twitter Selama 24 Jam Terakhir

Kompas.com - 05/11/2020, 08:59 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol saat beranjak meninggalkan Blue Room Balcony Gedung Putih. Ia menyapa para pendukungnya pada Sabtu (10/10/2020). AP PHOTO/ALEX BRANDONPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol saat beranjak meninggalkan Blue Room Balcony Gedung Putih. Ia menyapa para pendukungnya pada Sabtu (10/10/2020).
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com  - Presiden Amerika Serikat (AS) yang menjadi kandidat dalam Pilpres AS 2020, Donald Trump, merupakan sosok yang aktif di jejaring sosial Twitter.

Dalam 24 jam terakhir, akun Twitter resmi Donald Trump dengan jumlah sekitar 88 juta itu mengirimkan beragam kicauan yang berkaitan dengan pemilu yang sedang berlangsung, terutama terkait jalannya penghitungan suara di berbagai negara bagian AS.

Ada sekitar 20 twit yang diunggah Trump sejak Rabu (4/11/2020) pukul 06.15 WIB kemarin hingga Kamis (5/11/2020) pukul 07.01 WIB hari ini.

Adapun twit yang paling banyak disukai (likes) adalah ucapan terima kasih Trump yang menyatakan bahwa hasil pemungutan suara di setiap negara bagian di AS untuknya terpantau cukup bagus.

Baca juga: Peneliti Klaim Berhasil Bobol Twitter Donald Trump dengan Password Ini

Twit ini mendapatkan sekitar 940.000 likes dan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Namun, beberapa jam kemudian, ia menuliskan kicauan yang mengaku bahwa penantangnya, Joe Biden, ternyata mendominasi di beberapa wilayah AS. Ia lantas mengklaim hal tersebut bakal mengancam masa depan AS.

Unggahan ini menjadi twit yang paling banyak di-retweet oleh pengikut Trump dalam 24 jam terakhir, dengan jumlah retweet mencapai 178.000 dan terus bertambah.

Menariknya, dalam periode yang sama, ada beberapa kicauan Trump yang ternyata ditandai oleh Twitter karena dianggap menyesatkan berpotensi mengganggu jalannya pemilu.

Salah satunya adalah unggahan Trump yang mengklaim bahwa lawan mainnya di pemilu AS disebut berbuat curang.

Ada pula twit bernada keluhan lantaran Trump tidak mempercayai hasil penghitungan suara yang ternyata tak sesuai ekspektasi. Ia lantas menyebut ini sebagai keanehan dalam sejarah pemilu AS.

Baca juga: Presiden AS Donald Trump Umumkan Positif Covid-19 lewat Twitter

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X