Hak Spesial Donald Trump di Twitter Bakal Dicabut jika Kalah Pemilu

Kompas.com - 06/11/2020, 17:18 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. REUTERS/CARLOS BARRIA via DW INDONESIAPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

KOMPAS.com - Twitter memiliki sebuah kebijakan khusus yang berlaku bagi para pemimpin dan presiden di seluruh penjuru dunia.

Kebijakan yang dimaksud adalah melabeli unggahan pemimpin yang dianggap melanggar peraturan Twitter, seperti twit bernada ujaran kebencian, propaganda, hingga hoaks, alih-alih dihapus.

Biasanya, apabila pengguna Twitter reguler mengirimkan twit semacam itu, maka twit tersebut bakal dihapus, atau yang paling parah akun mereka bakal dibekukan sementara waktu.

Baca juga: Melihat Kesibukan Donald Trump di Twitter Selama 24 Jam Terakhir

Kebijakan ini sendiri diberikan lantaran twit yang diunggah oleh para pemimpin dunia biasanya memiliki nilai berita, meski unggahan tersebut kontroversial.

Nah, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump diketahui memiliki hak spesial ini. Hal tersebut diketahui dari beberapa twit Trump yang belakangan ditandai lantaran melanggar kebijakan Twitter.

Salah satunya adalah twit kontroversial Trump berikut yang mengklaim bahwa pihak Partai Demokrat telah melakukan kecurangan dalam pemilu presiden AS.

Twit tersebut dianggap melanggar aturan main Twitter, lantaran berpotensi menimbulkan perdebatan dan mungkin berupa hoaks tentang pemilu AS.

Karena saat ini masih menjadi seorang pemimpin, pengguna pun masih bisa melihat twit Trump tersebut jika menekan tombol "View" atau "Lihat".

Baca juga: Peneliti Klaim Berhasil Bobol Twitter Donald Trump dengan Password Ini

Nah, apabila jabatan Trump sebagai Presiden AS resmi digeser oleh penantangnya, Joe Biden, akun Twitter-nya yang memiliki sekitar 88 juta followers itu otomatis tak akan mendapatkan hak khusus tersebut.

Artinya, tanpa adanya hak spesial, perusahaan asal San Francisco, California, AS ini bakal menghapus beragam twit Trump di masa depan, yang terindikasi melanggar peraturan.

Halaman:


Sumber Bloomberg
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X