LinkAja Diguyur Rp 1,4 Triliun dari Pendanaan yang Dipimpin Grab

Kompas.com - 10/11/2020, 18:31 WIB
Dok. LinkAja Dok. LinkAja
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - PT Fintek Karya Nusantara atau LinkAja mengumumkan telah meraih guyuran investasi baru dari sesi pendanaan seri B, yang dipimpin oleh Grab sebagai pemegang saham minoritas.

Pendanaan yang turut diikuti Telkomsel, BRI Ventura Investama, dan Mandiri Capital Indonesia ini menyepakati total komitmen hingga sekitar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,4 triliun) yang akan dimanfaatkan untuk mengakselerasi pertumbuhan LinkAja.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja menyambut baik bergabungnya Grab sebagai salah satu pemegang saham, lewat investasi strategis tersebut. 

Baca juga: LinkAja Resmi Jadi Opsi Pembayaran di Gojek, Segera Hadir di Grab

LinkAja meyakini, kerja sama strategis yang didukung oleh investasi dan kekuatan teknologi Grab ini akan memperkuat layanan perusahaan dalam menghadirkan solusi yang efektif, untuk memberikan akses ke keuangan dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

Investasi tahapan Seri B dari Grab, Telkomsel, BRI Venture dan Mandiri Capital ini merupakan wujud kepercayaan atas model bisnis dan pencapaian awal yang telah diraih LinkAja dalam satu tahun sejak berdirinya LinkAja," ujar Haryati dalam keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020).

Wanita yang akrab disapa Fe itu menambahkan bahwa LinkAja senantiasa membuka peluang kolaborasi bagi investor dan partner lainnya dari berbagai sektor, yang memiliki visi dan misi serupa.

Sementara Neneng Goenadi, Managing Director of Grab Indonesia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan ekosistem startup di Indonesia, bersama dengan Kementerian BUMN dan BUMN terkait. 

Grab mengatakan bahwa masih ada jutaan masyarakat Indonesia yang masih belum terjangkau oleh sistem perbankan tradisional. Sementara, uang tunai masih menjadi alat tukar utama di Indonesia.

Baca juga: T-Cash Berubah Menjadi LinkAja Mulai 21 Februari 2019

Kolaborasi strategis antara LinkAja dan ekosistem digital Grab yang di dalamnya termasuk OVO dan Tokopedia, menurut Neneng, bakal memungkinkan penyeduaan beragam layanan cashless.

“Kami memilih untuk berinvestasi di LinkAja karena secara bersama kami dapat mengakselerasi tujuan dalam mempercepat inklusi finansial di Indonesia," ujarnya.

LinkAja sendiri memiliki misi membangun ekosistem teknologi finansial yang berfokus pada kelas menengah/aspiran dan UMKM di Indonesia. Saat ini LinkAja memiliki lebih dari 58 juta pengguna terdaftar. Sebanyak 80 persennya berasal dari kota-kota tier 2 dan 3 di Indonesia.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X