Transaksi di Aplikasi Gojek Diklaim Tumbuh 10 Persen Selama Pandemi

Kompas.com - 12/11/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi Gojek ShutterstockIlustrasi Gojek

KOMPAS.com - Gojek kini berusia usia 10 tahun. Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan bahwa 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan selama satu dekade terakhir, terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

Meski demikian, selama pandemi Covid-19, tepatnya sejak Maret hingga Oktober lalu, jumlah transaksi di layanan Gojek diklaim meningkat 10 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Menurut Andre, total nilai transaksi bruto (Gross Transaction Value/GTV) di aplikasi Gojek selama 2020 tercatat mencapai 12 miliar dollar AS (sekitar Rp 170 triliun). Namun, tidak disebutkan berapa total transaksi di 2019 lalu.

"Ini mungkin pencapaian yang sangat baik. Meskipun pandemi ini terjadi, tapi, platform kami tetap melihat perkembangan atau growth dalam GTV," ujar Andre.

Layanan pembayaran digital GoPay adalah salah satu yang mengalami peningkatan. Transaksi GoPay di ranah online dan PayLater diklaim tumbuh 2,7 kali lipat.

Baca juga: Satu Dekade Beroperasi, Gojek Punya 2 Juta Mitra Pengemudi di Asia Tenggara

Andre juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini pengguna aktif aplikasi Gojek di Asia Tenggara mencapai 38 juta setiap bulannya.

"Tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kita semua, dan kami (Gojek) bangga tetap bisa menjadi andalan masyarakat agar tetap produktif, sehingga mampu memperkuat fundamental perusahaan," ungkap Andre dalam konferensi pers Hari Jadi ke-10 Gojek, Kamis (12/11/2020).

Pemaparan total nilai transaksi bruto (GTV) Gojek di 2020 dalam acara konferensi pers yang digelar secara online, Kamis (12/11/2020)KOMPAS.com/ConneyStephanie Pemaparan total nilai transaksi bruto (GTV) Gojek di 2020 dalam acara konferensi pers yang digelar secara online, Kamis (12/11/2020)
Ekosistem merchant GoFood, dikatakan Andre tumbuh 80 persen selama pandemi menjadi total sekitar 900.000. Angka itu meningkat siginifikan dibandingkan pada 2019 lalu yang berkisar 500.000 merchant.

Dalam paparannya, Andre menyebut, jaga jarak selama pandemi tidak menghentikan masyarakat untuk membantu sesama. Layanan donasi pada aplikasi Gojek rupanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagi.

Baca juga: Kabar Merger Gojek dan Grab Kembali Mencuat

Adapun total donasi yang disalurkan menggunakan GoPay mencapai Rp 102 miliar di periode Maret – Oktober 2020 atau naik dua kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi.

Ke depannya, Andre berharap Gojek bisa terus mengembangkan inovasi baru dan merancang strategi untuk mendongkrak pertumbuhan perusahaan.

"Kami akan terus mengoptimalisasi pertumbuhan di layanan utama untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," pungkas Andre.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.