Review Sackboy: A Big Adventure di PS4, Game Unik yang Tak Cepat Tamat

Kompas.com - 16/11/2020, 17:22 WIB
Ilustrasi game Sackboy: A Big Adventure di PS4. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi game Sackboy: A Big Adventure di PS4.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Pengembang game asal Inggris, Sumo Digital, kembali merilis satu game anyar dari seri ikonik Little Big Planet, yakni Sackboy: A Big Adventure. Di game ber-genre action platformer ini pemain bakal memutar otak demi memecahkan beragam teka-teki.

Berdasarkan video cuplikan (trailer) yang diumbar Sony sekitar Juni lalu, Sackboy: A Big Adventure sekilas terlihat menjanjikan dan lebih menarik apabila dibandingkan dengan aneka game dari seri Little Big Planet sebelumnya.

Di hari peluncurannya, yakni 12 November kemarin, KompasTekno mendapat kesempatan untuk menjajal game yang memiliki ukuran file sekitar 33 GB ini di konsol PlayStation 4 (PS4) dan memainkannya selama beberapa jam. Berikut ulasan selengkapnya.

Fokus di karakter Sackboy

Hal pertama yang paling mencolok tentu saja judul game ini sendiri. Sackboy: A Big Adventure hanya mengizinkan pemain mengontrol satu karakter boneka tenun menggemaskan bernama Sackboy. Artinya, seluruh cerita bakal berpusat ke karakter tersebut.

Baca juga: Review Spider-Man: Miles Morales di PS4, Lebih Segar dan Kekinian

Sekilas, bentuk dan tampilan Sackboy mirip karakter Baby Groot dari salah satu film superhero Marvel, Guardian of the Galaxy. Hanya saja, Sackboy dibuat dari untaian benang atau mungkin karung (sack), bukan dari batang dan dahan pohon.

Karakter Sackboy yang tengah nangkring di balik layar kaca.KOMPAS.com/Bill Clinten Karakter Sackboy yang tengah nangkring di balik layar kaca.

Ketika masuk ke dalam game, kesan berbeda langsung terasa. Menu awal game ini sangat interaktif dan pemain bisa menjalankan Sackboy ke beragam arah, baik itu ke samping, ke belakang, hingga ke bagian depan sampai seakan mendekati layar TV.

Pemain dapat langsung menekan tombol "Options" untuk memulai permainan, kemudian mereka bisa menonton alur cerita awal dari game tersebut.

Menyelamatkan kampung halaman

Di game ini, Sackboy memiliki misi utama menyelamatkan kampung halamannya yang bernama "Craftworld" dari rencana seorang penjahat dari dunia lain bernama Vex.

Baca juga: Review Game Genshin Impact, Bukan untuk Pemain yang Mudah Bosan

Pemain bakal disodori dengan sosok Vex yang menakutkan yang tengah memorak-porandakan kota Craftworld yang tadinya cerah, berwarna, dan penuh karakter lucu menjadi suram, gelap, dan tidak berpenghuni.

Untungnya, Sackboy berhasil melarikan diri dan memiliki niat mulia untuk menyelamatkan Craftworld dan teman-temannya dari belenggu Vex.

Meski jalan cerita yang diusung bertema "penyelamatan dunia" yang terasa klise, banyak hal yang bisa ditelusuri dan dijalani pemain di game ini.

Karakter NPC Scarlet yang menjelaskan tentang Dreamer Orb.KOMPAS.com/Bill Clinten Karakter NPC Scarlet yang menjelaskan tentang Dreamer Orb.

Pertama-tama, pemain harus menelusuri beragam planet dan mengumpulkan bola kristal (orb) bersinar yang dijuluki "Dreamer Orb". Bola ini bisa dikumpulkan di berbagai penjuru level (stage) di lima planet.

Aneka stage ini jumlahnya mencapai puluhan memiliki nuansa latar belakang (background) musik yang berbeda dan enak didengar. Sehingga, pemain tidak mudah bosan menyelesaikan beragam puzzle yang mesti dipecahkan.

Perlu dicatat, sebelum beranjak ke planet lainnya, pemain harus menyelesaikan beragam level terlebih dahulu. Tiap level bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 10-15 menit, tergantung kecepatan pemain. 

Kontrol sederhana dan tampilan 3D

Pada stage pertama, pemain yang belum pernah memainkan seri Little Big Planet mungkin bakal bingung apa yang harus dilakukan. Sebab, game ini tidak memberikan tutorial awal untuk mengontrol karakter.

Tampilan stage awal di Sackboy: A Big Adventure yang tampak tanpa disertai tutorial apapun.KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan stage awal di Sackboy: A Big Adventure yang tampak tanpa disertai tutorial apapun.
Namun, tombol-tombol aksi yang harus ditekan untuk menjalankan Sackboy terbilang cukup sederhana, mulai dari melompat (tombol "silang"), memukul musuh (tombol "kotak"), berguling (tombol "bulat"), menangkap obyek ("R2"), dan lain sebagainya.

Pemain pun bakal dikejutkan dengan tampilan yang diusung game ini ketika sampai di stage awal. Sebab, Sackboy: A Big Adventure mengusung tampilan 3D, sehingga karakter dan pemain bisa bebas bergerak ke seluruh arah.

Aneka game Little Big Planet sebelumnya mengusung tampilan 2,5D, sehingga gerakan pemain terbatas (maju dan mundur), serta hanya bisa dilihat dari samping.

Tampilan Sackboy yang tengah memecahkan sebuah puzzle di stage awal. Bisa dilihat bahwa tampilannya 3D lantaran pemain bisa menjalankan karakter ke berbagai arah.KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan Sackboy yang tengah memecahkan sebuah puzzle di stage awal. Bisa dilihat bahwa tampilannya 3D lantaran pemain bisa menjalankan karakter ke berbagai arah.

Mekanisme game platformer 3D macam ini lebih mirip dengan game Super Mario Odyssey yang dirilis di Nintendo Switch sekitar 2017 lalu.

Adapun game Little Big Planet kurang lebih identik dengan game Super Mario Bros lawas yang populer di konsol NES di tahun 90-an, namun dengan karakter 3D.

Kostum bisa diganti

Karena alur cerita game ini fokus di Sackboy, pemain pun tidak bisa memainkan karakter selain "pahlawan" Craftworld tersebut.

Namun, mereka bisa mendapatkan beragam kostum dan aksesori untuk mengubah penampilan Sackboy. Beragam barang yang bisa dipakai ini bisa dibeli di toko bernama "Zom Zom" dengan mata uang yang disebut "Collectabells".

Collectabells sendiri bisa dikumpulkan dengan menyelesaikan beragam puzzle di tiap stage.

Aneka elemen game berbasis menu yang tersedia di game Sackboy: A Big Adventure.KOMPAS.com/Bill Clinten Aneka elemen game berbasis menu yang tersedia di game Sackboy: A Big Adventure.

Ada pula beberapa elemen menarik lain yang bisa membantu pemain untuk menyelesaikan game, seperti "Sticker Book" untuk merekam pencapaian (achievement) pemain, serta roket "Travel" untuk berpindah antar planet.

Selain itu, game ini juga bisa dimainkan oleh empat orang secara bersamaan, baik itu secara offline dengan menggerakkan Sackboy ekstra menggunakan controller lain, maupun online.

Meski demikian, Sumo Digital mengonfirmasi bahwa fitur online multiplayer saat ini masih belum tersedia dan direncanakan bakal dirilis pada awal tahun 2021 lewat sebuah pembaruan (update).

Fitur offline multiplayer di game Sackboy: A Big Adventure.KOMPAS.com/Bill Clinten Fitur offline multiplayer di game Sackboy: A Big Adventure.

KompasTekno pun menjajal fitur multiplayer secara offline dan permainan bisa dibilang terasa lebih seru dan kocak.

Sebab, selain bisa saling gendong dan dorong, setiap stage dan puzzle bakal diselesaikan dengan lebih cepat dengan mengandalkan kerja sama tim.

Game platfomer unik

Berdasarkan hasil uji coba selama beberapa jam, Sackboy: A Big Adventure terkesan sebagai game yang unik dan berbeda kebanyakan game platformer lain.

Baca juga: Call of Duty: Black Ops Cold War Sudah Bisa Diunduh di PS4, PS5, Xbox, dan PC

Hal tersebut didukung dengan karakter menggemaskan dengan tampilan 3D yang menawan, lingkungan bermain dan dunia di tiap stage yang memanjakan mata namun tetap menantang, serta jalan cerita yang menarik.

Selain itu, pemain juga bisa mengumpulkan beragam kostum menarik untuk mengubah penampilan karakter Sackboy agar tidak tampil monoton.

Ilustrasi toko kostum Zom Zom untuk mengubah penampilan Sackboy.KOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi toko kostum Zom Zom untuk mengubah penampilan Sackboy.
Game ini juga memiliki banyak stage yang bisa dimainkan, begitu juga musik berbeda di tiap stage yang asyik dan enak didengar sehingga pemain tidak cepat bosan.

Selama lebih dari dua jam permainan, KompasTekno masih "terjebak" di planet pertama bernama Soaring Summit.

Artinya, game yang memiliki lima planet ini bisa dimainkan hingga berjam-jam lamanya, alias tidak cepat tamat. Terlebih, semakin jauh progress pemain, maka puzzle, rintangan, dan musuh di tiap stage juga bakal semakin menantang.

Tak ada tutorial, tapi mudah dipelajari

Kendati ada beberapa kelebihan, ada pula kekurangan yang menyertai game ini. Salah satunya, pemain pemula kemungkinan bakal kesulitan ketika memainkan game. Sebab, tidak ada tutorial untuk bermain di stage paling awal.

Baca juga: 3 Bulan Main Game dengan Xiaomi Black Shark 3, Ini Kesannya

Untungnya, mekanisme kontrol Sackboy: A Big Adventure yang relatif sederhana bisa mudah dipelajari dengan cara mencoba-coba sendiri. Pemain juga bisa melihat daftar kontrol di menu pengaturan.

Tampilan menu Controls di game Sackboy: A Big Adventure.KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan menu Controls di game Sackboy: A Big Adventure.

Kekurangan lain, game ini belum menawarkan fitur online multiplayer pada saat peluncurannya.  Hal ini menjadi penghalang apabila pemain ingin segera bermain Sackboy: A Big Adventure bersama teman secara jarak jauh.

Meski demikian, game ini masih bisa dimainkan dengan orang lain secara offline di satu unit PS4 dengan controller tambahan.

Tertarik? Sackboy: A Big Adventure sudah bisa dibeli untuk PS4 dan PS5 dengan harga Rp 879.000 di tautan berikut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X