Kompas.com - 16/11/2020, 19:03 WIB

KOMPAS.com - Sejumlah pengguna WhatsApp Android di Indonesia sudah bisa menjajal fitur pesan sementara yang baru digulirkan WhatsApp secara global awal pekan November lalu. Fitur ini memungkinkan pesan terhapus otomatis setelah tujuh hari.

Hal ini bisa sedikit meghemat tenaga untuk menghapus pesan percakapan yang dianggap tidak penting. Lantas, bagaimana cara menggunakannya?

Cara mengaktifkan

Fitur pesan sementara bisa digunakan utnuk percakapan personal (antar individu) atau WhatsApp Group. Namun, untuk WhatsApp Group hanya admin saja yang bisa mengaktifkan dan mematikan fitur ini.

Untuk mengaktifkannya, buka kontak info pribadi individu atau grup. Kemudian, gulir ke bawah hingga menemukan fitur "pesan sementara" yang ditandai dengan ikon serupa jam. Tepatnya, fitur itu berada di antara fitur enkripsi dan pesan berbintang.

Baca juga: Fitur Pesan Sementara WhatsApp Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Setelah menngetuk fitur "pesan sementara", kemudian pilih opsi "nyala". Di atasnya akan muncul keterangan fitur yang menyebut bahwa "pesan akan hilang dari chat setelah 7 hari".

Fitur Pesan Sementara di WhatsApp, di mana pesan akan hilang otomatis setelah tujuh hari diterima atau dikirim.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Fitur Pesan Sementara di WhatsApp, di mana pesan akan hilang otomatis setelah tujuh hari diterima atau dikirim.
itu artinya, pesan yang dikirim dan diterima akan hilang secara permanen setelah sepekan.
Di ruang obrolan, akan muncul keterangan bahwa fitur telah diaktifkan. Keterangan yang sama juga akan muncul di ruang obrolan penerima pesan.

Saat fitur pesan sementara diaktifkan, akan muncul keterangan bahwa pesan akan hilang dari chat setelah tujuh hari. Keterangan yang sama juga akan muncul di chatroom penerima pesan sementara.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Saat fitur pesan sementara diaktifkan, akan muncul keterangan bahwa pesan akan hilang dari chat setelah tujuh hari. Keterangan yang sama juga akan muncul di chatroom penerima pesan sementara.
Pengguna bisa mengubah pengaturan ini sewaktu-waktu. Lantas bagaimana dengan media seperti foto dan video yang masuk dalam pesan sementara? Secara default, pesan media akan diunduh secara otomatis dan tersimpan di ponsel.

Namun, isi pesan akan tetap hilang di ruang obrolan. Jika fitur unduh otomatis dimatikan, Anda bisa mengunduhnya secara manual lebih dulu dan menyimpannya di perangkat.

Ketentuan

Berdasarkan informasi di halaman resmi WhatsApp, ada beberapa ketentuan yang dijabarkan apabila fitur ini diaktifkan. Pesan yang tidak dibuka selama tujuh hari tetap akan hilang.

Baca juga: WhatsApp Mulai Gulirkan Fitur Penghemat Memori Ponsel di Indonesia

Namun, pengguna tetap bisa melihat pratinjau pesan yang mungkin akan ditampilkan di notifikasi. Apabila pengguna membalas sebuah pesan (menggunakan fitur reply), pesan orisinal akan dikutip.

Jika yang dibalas adalah pesan sementara, pesan yang dikutip akan tetap ada di dalam chat setelah tujuh hari.

Kemudian, jika pesan sementara diteruskan (forward) ke ruang obrolan atau pengguna lain, maka pesan tidak akan hilang di ruang obrolan tersebut.

Terkahir, apabila pengguna mencadangkan chat sebelum pesan sementara hilang, pesan akan masuk dalam pencadangan. Namun, pesan akan hilang ketika pengguna memulihkan cadangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.